Selepas Khatam, di Tanah Seberang

setelah khitan, selepas khatam,
kuberanikan diri membentang sajadah di tanah seberang
berteman kawan berbeda iman
menjalani hari disetir masehi
dimana kamariah bersembunyi

aku tak seperti Raden Sesuruh di Gunung Kombang,
yang bergandeng seratus orang bisa bertanya pada Cemara Tunggal
"Wahai pertapa, penguasa jin tanah Jawa, kemanakah hendaknya kami berlari?"
"Luruslah ke Timur.
Dibawah pohon maja yang berbuah tunggal dan berasa pahit, kalian boleh berhenti."
yang kemudian disanalah Majapahit tegak berdiri

disini aku hanya berteman hilal,
yang dalam diam setia ku rukyat
dan akhirnya mengingatkan
agustus ini, satu ramadhan sejengkal lagi

Rating

146
points
Views: 32 reads
Comments: 18
Rating:
81.1111

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
hanum's picture
hanum at (8 weeks 3 days yang lalu)
90

Angel lega juga rasanya...puisi kemanusian sudah, cinta sudah,spiritual baru ini nih...pingin baca yang kayak gini lagi nih...

satrio_welang's picture
satrio_welang at keren banget mas (14 weeks 2 days yang lalu)
80

aku keturunan jawa,, dengan membaca ini,, ingatan ku di semburatkan,, beginilah kalo dari kecil tumbuh di bali,,hikss,, malah gag tau jawa lebih dalammmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm

paradoks's picture
paradoks at hmm.. (20 weeks 2 days yang lalu)
90

mungkin sekalipun hilal sang kawan suatu hari harus kamu lepaskan,untuk mencicipi secuil rasa esa. nice poem...

langit_septa's picture
langit_septa at (20 weeks 6 days yang lalu)
90

ada karakter penulisan yang gak biasa kutemui disini, kebanyakkan kau menyangkutkan klenik sejarah dalam tulisan2mu..

eugene_steffy's picture
eugene_steffy at (21 weeks 1 day yang lalu)
70

Raden Sesuruh di Gunung Kombang>>> beneran ada yach ???
nice poem Big Grin

bungabambu's picture
bungabambu at hmm... (21 weeks 1 day yang lalu)
80

ya, sejengkal lagi engkau menjadi [/i]fitri[i]. benar kan?

takiyo_an-nabhani's picture
takiyo_an-nabhani at Tiram utnuk Mutiara (21 weeks 1 day yang lalu)
70

Salam.
Prismatis dan cukup berisi, namun perhatikan penulisan imbuhan yang kurang tepat.

Ketika isi dan kemahiran dalam berpuisi atau merangkai makna dalam kata itu telah mampu menjadi sebuah kekuatan, maka polesan kebiakan akan tulisan tersebut (kosa kata dan penulisan) pun harus diperhatikan.

Ateng's picture
Ateng at (21 weeks 2 days yang lalu)
50

bagus puisi religinya

cintafitri's picture
cintafitri at (21 weeks 2 days yang lalu)
90

nice.. ramadhan tinggal sejengkal lagi, yang udah khitan marilah mengkhatam..

key's picture
key at (21 weeks 3 days yang lalu)
80

nice..
aku suka..