Seharusnya ini tak terjadi. Seharusnya tak boleh berakhir seperti ini. Ini seperti dulu yang sering menimpaku pada akhirnya. Bukan hanya sekarang, setengah tahun kemarin, setahun kemarin, dua tahun kemarin pun seperti ini. Aku kalah pada akhirnya, selalu kalah. Harusnya ini tak terjadi lagi kini, karena aku aku telah merasa inilah akhirnya, akhir dari rangkaian kausalitas hidupku yang kupikir akan berakhir dengan kemenangan dan untuk nantinya bermula lagi sebuah rangkaian yang baru. Ternyata aku salah. Kupikir aku telah menemukan takdirku sekarang.
Cerita ini, lebih tepat disebut monolog dan bagus. Mungkin kisah nyata sang penulis. Karena tidak ditemukan satupun dialog. Namun dari segi bahasa, ceritamu cukup bagus.
Salam kenal dan jangan lupa baca dan komen juga ceritaku.
JALUR SODRUN
Orang bilang, Sodrun gila. Setiap hari selepas bangun tidur sampai ia tidur lagi, pekerjaannya hanya menggambar peta. Setiap rumah, se ... lanjut baca
MALAIKAT DAN AYAM
Setahuku, sudah tidak ada lagi ayam jantan di kampung ini dan kampung-kampung lainnya yang berdekatan. Seminggu yang lalu semua a ... lanjut baca
datanglah sekali-kali ke negeri kami, Tuan.
negeri kami adalah negeri senja
ada banyak warna jingga di sana
tak hanya di waktu senja atau fajar saj ... lanjut baca
rahasia apa yang Kausembunyikan di antara bebintang
yang bahkan barisan nisan pun tak Kauberi kabar
dan belulang Kaubiarkan berbisik menerka
menc ... lanjut baca
Sujud Pagi
: kejora maya
tidakkah kaudengar bisikan jingga
pada ujung cahaya pertama yang hinggap di pelupuk mata
selain nada-nada sederhana ke ... lanjut baca
Doa Tanpa Huruf R
aku memang tak pandai mengeja abjad
selalu saja ada yang luput kuucap
aku memang tak piawai menghitung angka
sembilanpuluhsemb ... lanjut baca
andai bisa kukecup keningmu
di langkah pertama setiap kembaraku
tak akan pernah ada sesal ragu
keberangkatan selalu penuh teka-teki
kota-kota, ... lanjut baca
penyair di lidah ombak
dihantam buih
tak selesai ia cipta sajak
penyair di lidah ombak
dihempas gelombang
melarung kata ke ribuan seberang
a ... lanjut baca
Waktuku adalah HARI INI
Aku akan memulainya dengan ucapan syukur dan senyuman
... bukan KRITIK
Akan kuhargai setiap detik, menit, dan jam
.. ... lanjut baca
Demi Waktu yang bergulir
Cinta ini tak lagi indah
ketika ego manusia berkuasa
Satu waktu berlalu adalah penyesalan
Walaupun detik yang berjalan me ... lanjut baca
Inilah harapan dalam keraguan
Tersandar lelah dalm lamunan
Bila cinta sejati hanya impian tak semanis yang diungkapkan
Ketulusan hati ini tak aka ... lanjut baca
WAKTU YANG TAK PERNAH BERUBAH
Aku pulang, batin Karto. Ada kerinduan yang membuncah pada setiap langkahnya dan bertumpuk di dada, menggunung ... lanjut baca
[b]Sebongkah Es: [i]"waktu yang tak berulang"[/i][/b]
[i]‘Saya mencintaimu, Es!’[/i]
Ah, tidak mungkin saya mengatakan itu kepada dia. Bia ... lanjut baca
Dalam waktu yang sangat singkat ini
Ingin kusampaikan berjuta hal yang ingin kulakukan
Dalam waktu yang sangat singkat ini
Ingin kusampaikan pada ... lanjut baca
Ketika gundah menyapu selaksa jiwa, kurasa ingin berpaling menghentikan asa. Seakan kuberdiri di persimpangan jalan. Mataku telah rabun menatapmu dari ... lanjut baca
Apa kamu ingat waktu aku pertama mengutarakan perasaanku padamu?
pasti kamu tidak ingin mengingatnya.
saat kita masih baru jadi kekasih.
kamu senan ... lanjut baca
ku akan pahami cinta..
dengan apa yang terjadi..
pastikan saja mimpimu..
tetap berarti..
aku tak pernah mengharap kau tuk kembali saat kau temuk ... lanjut baca
Lumayan bagus
......
kisah nyatamu ini, Kak.. kadang membuat iri, tapi kadang membuat pembaca takut untuk melangkah..
kadang terlihat kau terlalu terburu-buru, kadang terlihat kau meratapi satu demi satu kegagalan.. dan itu mengerikan untuk dialami oleh orang lain.
hebat, ya, kau bisa melaluinya, Ticer
salutku untukmu.
semangat semangat ^^
(spammer mode ON, nih)
ini kisah nyata yach .....
masih
terima kasie atas cacimu di tulisannku..
ini cma sekedar catatan lama yang masie berlaku sampe sekarang taw udah berakhir jala??!
Ini kisah hidup penulis yach? Hebat...
Cerita ini, lebih tepat disebut monolog dan bagus. Mungkin kisah nyata sang penulis. Karena tidak ditemukan satupun dialog. Namun dari segi bahasa, ceritamu cukup bagus.
Salam kenal dan jangan lupa baca dan komen juga ceritaku.