Muhasabah

15
points

Baiklah sejenak kita berteduh
Biar tapak kaki tak mengaduh
Lalu kita mulai menghitung keluh
Sejauh mana mengalir peluh?

Jalan ini mungkin terlalu setapak
Ke mana melangkah, berduri bersemak
Bait-bait yang terbajak, tak kunjung jadi sajak
Banyak sampiran, makna jadi retak

Sambil selonjor kita pandang luas langit
Tak mungkin digapai agar sajak bisa dianggit
Maka mari kita hitunglah peluh
Sejauh mana memabasahi keluh?
(17 April 2008)

Jendela Puisi

Your rating: None Average: 5 (3 votes)
dikirim andi tafader 20 minggu 4 hari yang lalu
Tag: