Waktu telah berlalu lama semenjak kau pergi
kadang sepi menemani aku bersama membawa kenangan saat kau pergi dari aku . cerita tentang dirimu susah bagi ku untuk ku lupakan semua itu .
bagi Tio kenangan ini susah untuk dilupakan walau semenjak saat itu telah lama di lalui , Kenangan Tio selalu tentang mantannya yang tak pernah bisa dia lupakan .Kenangan itu takkan terlupakan walau itupun sudah begitu lama semenjak Tio masi Baru-barunya mau Pergi melanjutkan kuliah .
Wah sudah di review sama yang lain.. hehe
Setuju sama dirgita, sama rijon juga
Aku tambahkan...
Caramu nulis kalimat ancur. Maap yah...
Tapi benar,harus diperbaiki lagi disana sini. Kau coba banyak baca buku, pelajari bagaimana tata cara menulis
^^ hihi, akupun masih amatir, jadi maaf kalo komentar ini menyakitkan, dan tulisanku pun hancur.
Kita belajar bersama yak. Smangat.
Sama seperti yang lain, ceritamu ini sebenarnya enak. Temanya memang biasa (klise), tentang kasih tak sampai. But, aku yakin kamu berusaha menampilkan bahwa karya ini lain dari yang lain.
Sip, kita sampai ke bagian yang tidak enaknya. Jujur, kamu sebetulnya masih lemah dalam tata bahasa, terutama penguasaan kalimat, tanda baca, dan EYD. Penguasaan kalimat dan tanda baca menjadi satu paket, jadi kamu harus tahu dulu kedua hal tersebut.
Cara simpel mengingat aturan kalimat adalah: Sebuah kalimat selalu didahului kata berhuruf awal kapital dan diakhiri tanda titik, seru, atau tanya.
Nih, listing kesalahan yang aku tangkap di karya ini. Semuanya hanya berkenaan dengan teknis.
1. Partikel "di" (EYD). Jika merujuk tempat, maka penulisannya dipisah.
2. Tanda titik (.) yang seakan enggan bertemu dengan kata terakhir kalimat. Begitu pula dengan koma (,) yang selalu menjauh dari kata yang muncul sebelum ia.
3. Banyak penempatan huruf kapital yang kepeleset.
4. Ada beberapa saltik.
Hope, komentar ini tidak membuatmu berkecil hati. Berbesarlah, karena saya berharap, komentar ini bisa sangat-sangat membantu.
ada sesuatu yang ku rasakan saat aku baca cerita ini, serasa aku terbawa didalamnya namun hanya saja masih ada yang belum pas dikepala,namun kesemuannya tetep jadi satu rangkai kata yang indah semangat nulis ya.....pasti aku tunggu lagi cerita2 selanjutnya
intinya adalah umpan balik. Umpan balik ituh ada di banner kemudian.com. Menulis, Membaca dan Mengapresiasi. Maka, inti dari belajar itu adalah dari pengalaman. Pengalaman kamu meilihat karya-karya yang lain. Ketelitian kamu melihat koment ke karya kamu. Juga, aplikasinya. Karena apapun ceritanya, ga akan ada terlihat hasil jika tidak ditunjukkan.
Cerita kamu dah bagus. Tapi, satu hal adalah kamu ga usah terburu-buru untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kamu dalam menulis...Tenang dan ketikkan. Lalu, periksa tulisannya. Kali aja ada yang salah ketik atau penempatan imbuhan, tanda baca dan lain-lain. Lalu, dengan senang hati para member lain akan membaca, memahami dan mengapresiasi...
sebuah kontra debat nuraniku
bagaimana mungkin
aku dibuat seolah hanya komedi
penuh serat tawa lalu pekik menyelusup
buatku perih, sakit menekan n ... lanjut baca
dunia selalu menepiskan aku
aku didepanmu sekarang mungkin untuk menikam
sayang, aku bosan selama ini
terluka dan terus tersakiti
aku hentakkan la ... lanjut baca
terapung dalam hayal bayang
menjadi fatamorgana
tentang kepalsuan yang menjanjikan
bentuk radiasi yang manipulasikan mataku
seolah kebenaran sudah ... lanjut baca
aku susupi kebenaranku
dengan senyawa kebohonganku
seperti tertinggal dalam hening
menyiksa tangisku, untuk memberi arti
begitu sesal tak cukup ... lanjut baca
ini perjalanan tak berujung
dari hamparan tanah lapang tak bergedung
hanya sebuah duka yang datang melintas
menghantarmu jauh kelintasan cita
ga ... lanjut baca
membaur dalam nafas
sakit, dalam hati yang kosong
mengendap seperti salju yang jatuh
jadi butiran air
menitiskan sejuk, dalam rindu yang telah r ... lanjut baca
pergi, lalu melupakan semua
menumpah luluhkan semua hasrat
menyisikan ruang ditempat pojok
mungkin untuk bersandar dari kejenuhan
ditempat huj ... lanjut baca
batu hitam, keras seperti baja
dan, apakah kamu batu yang kokoh
kuat menghadapinya semua sendiri masalah itu
dan kau tak akan hancur hilang terkiki ... lanjut baca
hitung berapa satuan detik berjalan menjadi tahun
semua tentang rasa yang rumit
dalam penantian yang sulit
keraguan ini pasti menuntun setapak ja ... lanjut baca
masuklah, duniaku hancur gelap
semua titik sudut tlah hilang tak bertepi
kegusaran itu mengikis tiap-tiap detiknya rinduku
ujung-ujung penah berk ... lanjut baca
[b]Bagian yang Hilang[/b]
Aku terbangun dari tidur siangku. Namun entahlah tidur siang atau tertidur dari sejak malam tadi. Aku dudukan tubuhku di ... lanjut baca
Hati ini tercabik-cabik
bagai tertikam jutaan belati
begitu dalamnya
Hanya terdiam dan tertegun
dengan hati yang telah hancur
Serpihan hati itu k ... lanjut baca
ketika kau pergi,
angin sepi tanpa kabar
terbawa olehmu, semua kekanak-kanakan
turut juga cinta
yang diam-diam tumbuh dalam hati
ketika kau p ... lanjut baca
Kau sedang sendirian?
Jangan
Jangan sekarang
Hindari dulu semua orang
Kau sudah sendirian?
Silahkan
Silahkan kau perhatikan
Apa yang kutulis ... lanjut baca
Waktu...cepatlah kau pergi
Berhembus dengan angin lewati udara
Pergilah jauh...
Jangan tinggalkan jejak
Aku tidak mau melihat jejak itu
Wakt ... lanjut baca
Debur ombak mengiringi langkahku
Di pantai kenangan kita
Gelombang ingatan memasuki kepalaku
Cerita tentang kita
Setahun yang lalu
Ingatkah ka ... lanjut baca
SEPEDA itu meluncur menembus kegelapan. Alan mengayuhnya secepat para pembalap dalam etape tour de france. Tapi itu tak berlangsung lama, karena sela ... lanjut baca
Panasnya matahari tak lagi menyengat ubun-ubunku. Cuaca hari ini tidak begitu mengundang gerah di kepala. Mungkin karena pergantian musim sudah tiba w ... lanjut baca
[b][i]"Setahun yang lalu"[/i][/b]
" Bi..sabar yah..mungkin mang jalan Tuhan seperti ini " Sambil memeluk Abi yang baru saja "kehilangan" istr ... lanjut baca
too plain
Wah sudah di review sama yang lain.. hehe
Setuju sama dirgita, sama rijon juga
Aku tambahkan...
Caramu nulis kalimat ancur. Maap yah...
Tapi benar,harus diperbaiki lagi disana sini. Kau coba banyak baca buku, pelajari bagaimana tata cara menulis
^^ hihi, akupun masih amatir, jadi maaf kalo komentar ini menyakitkan, dan tulisanku pun hancur.
Kita belajar bersama yak. Smangat.
Sama seperti yang lain, ceritamu ini sebenarnya enak. Temanya memang biasa (klise), tentang kasih tak sampai. But, aku yakin kamu berusaha menampilkan bahwa karya ini lain dari yang lain.
Sip, kita sampai ke bagian yang tidak enaknya. Jujur, kamu sebetulnya masih lemah dalam tata bahasa, terutama penguasaan kalimat, tanda baca, dan EYD. Penguasaan kalimat dan tanda baca menjadi satu paket, jadi kamu harus tahu dulu kedua hal tersebut.
Cara simpel mengingat aturan kalimat adalah: Sebuah kalimat selalu didahului kata berhuruf awal kapital dan diakhiri tanda titik, seru, atau tanya.
Nih, listing kesalahan yang aku tangkap di karya ini. Semuanya hanya berkenaan dengan teknis.
1. Partikel "di" (EYD). Jika merujuk tempat, maka penulisannya dipisah.
2. Tanda titik (.) yang seakan enggan bertemu dengan kata terakhir kalimat. Begitu pula dengan koma (,) yang selalu menjauh dari kata yang muncul sebelum ia.
3. Banyak penempatan huruf kapital yang kepeleset.
4. Ada beberapa saltik.
Hope, komentar ini tidak membuatmu berkecil hati. Berbesarlah, karena saya berharap, komentar ini bisa sangat-sangat membantu.
gile bener ceritantya bikin gw merinding kalo leh tau itu cerita kamua daapat inspirasi dari man atu pengalamam kamu sendiri
ada sesuatu yang ku rasakan saat aku baca cerita ini, serasa aku terbawa didalamnya namun hanya saja masih ada yang belum pas dikepala,namun kesemuannya tetep jadi satu rangkai kata yang indah semangat nulis ya.....pasti aku tunggu lagi cerita2 selanjutnya
Oke mas....
Ini jauh lebih bagus daripada keluaga berencana eh bahagiamu itu.......
# Perlukah KIJANG (merek mobil) ditulis huruf kapital semua?? Setahu aku KIJANG cukup ditulis Kijang aja??
# Lalu:
>>> Kejadian yang terjadi membuat Tio kehilangan tentang sebuah arti Cinta .
Apakah cinta di sana nama tokoh?? Kalau bukan, gak perlu dmenggunakan huruf kapital.....
# Kemudian:
>>> KriiiiiIIInnNNgggg……
Sebaiknya sih sound effect dipisahkan dari paragraf kalo menurutku.
# Di awal kalimat pake huruf kapital om.
Komentari cerita saya juga yah!!
ok deh...
intinya adalah umpan balik. Umpan balik ituh ada di banner kemudian.com. Menulis, Membaca dan Mengapresiasi. Maka, inti dari belajar itu adalah dari pengalaman. Pengalaman kamu meilihat karya-karya yang lain. Ketelitian kamu melihat koment ke karya kamu. Juga, aplikasinya. Karena apapun ceritanya, ga akan ada terlihat hasil jika tidak ditunjukkan.
Cerita kamu dah bagus. Tapi, satu hal adalah kamu ga usah terburu-buru untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kamu dalam menulis...Tenang dan ketikkan. Lalu, periksa tulisannya. Kali aja ada yang salah ketik atau penempatan imbuhan, tanda baca dan lain-lain. Lalu, dengan senang hati para member lain akan membaca, memahami dan mengapresiasi...
Kita belajar bersama...
Ceritamu bagus, kamu punya bakat untuk menulis. Tetapi perlu tambahan keterampilan. Caranya gampang, baca tulisan-tulisan karya orang lain.
Oya, coba baca tulisanku, cerpen terbaruku juga ya.
Btw, jangan lupa dengan cara penulisan yg benar. Misal the end, bukan the and.
Salam kenal.
kasi nilai donk pls aku kan masi awam tentang tulis menulis