Sore hari awal perkuliahan ini tidak terasa istimewa bagi Tono. Kegagalannya meraih nilai baik pada semester pendek membuat Tono bosan kuliah. Tidak hanya itu, ternyata kegagalan akademis ini juga membuatnya malas bergaul. Maka, alih-alih menyapa pacar atau teman-teman, alih-alih memberi tanda tangan pada anak-anak baru, begitu jam tangan menunjukan pukul setengah empat, Tono langsung menuju ke ruang kuliah. Padahal perkuliahan sendiri baru dimulai setengah jam lagi.
sebuah cerita yang lucu..
Tapi kok orang homo kagak ada 'karakteristik' homo yang meyakinkan? Dan reaksi tokoh lain juga biasa-biasa saja, apa sama-sama homokah?
Baru saja nasi goreng dibagi, terdengar suara ketukan dari pintu depan. Husni mengenali ketukan itu. Daun pintu membuka ke dalam, ia mendapat senyuman ... lanjut baca
Bersama seorang laki-laki yang mirip dengannya, Husni menggeser sofa hitam sampai rapat ke dinding. Laki-laki itu adalah Hadi, kakak Husni yang menjad ... lanjut baca
Ada semacam antusiasme yang Husni rasakan ketika memasak nasi goreng. Perutnya berkumur mendengar denting wajan yang beradu dengan sudip, sebagaimana ... lanjut baca
Seorang lelaki tua tengah memegang erat pancingannya ketika di kejauhan seekor Beruang Cokelat melangkah gontai di semak-semak di pinggir Danau Biru. ... lanjut baca
Ranto mengancing jaketnya sembari memojok di bangku angkutan kota jurusan Cicaheum-Ciroyom. Bandung sangat dingin malam ini. Ransel dan tas laptop ter ... lanjut baca
Di daerah Hegarmanah Bandung, ada sebuah perpustakaan yang disukai Ranto. Namanya Perpisko, kependekan dari Perpustakaan Disko. Dari luar, perpustakaa ... lanjut baca
Hari Minggu ini Intan, adikku, duduk manis di depan televisi. Tangan kanan memegang cemilan. Tangan kiri memegang remote control. Baru saja Intan hend ... lanjut baca
Meskipun hujan, ledakan kembang api tetap memeriahkan detik-detik pergantian tahun. Husni dan Ursula berdiri di balkon apartemen dan menikmati kembang ... lanjut baca
Aku terbangun oleh suara Intan dari balik kegelapan: “Di mana kita, mas?”
“Nggak tahu!” seruku sembari mengumpulkan kesadaran. “Mungkin s ... lanjut baca
ceritanya enak...
ngalir, asik, ringan...
bagus!
jadi homo juga tuh si tono..
ati2 aja.
tulisanmu ringan, enak dibaca. Tono-Herman? ... calon BFF* kayanya tuh wakakakak
*Best-Fren-Forever
herman bener2 homo tuh???
ceritanya ringan ..
buat rien tersenyum bacanya...
menggelitik..
jangan2 Tono jg Homo??
hehehehe
keep writing
sebuah cerita yang lucu..
Tapi kok orang homo kagak ada 'karakteristik' homo yang meyakinkan? Dan reaksi tokoh lain juga biasa-biasa saja, apa sama-sama homokah?