Dia Yang Tak Terlupakan

Dia tetap seperti biasanya. Sifatnya juga gak berubah. Nama cowok itu Farhan. Cowok yang ada di kelas dua ipa tiga. Sosoknya masih belum berubah selama dua bulan ini, paling rambutnya aja yang tambah gondrong dua centimeter.

Rating

88
points
Views: 225 reads
Comments: 12
Rating:
67.6923

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
complicatedRE's picture
complicatedRE at wiiwww (49 weeks 4 days yang lalu)
50

gw sependapat ama splinter . .

gari_sendiri's picture
gari_sendiri at fiktif banget! hehe (51 weeks 6 days yang lalu)
50

good job! good job! cara kamu ngebuka cerita enak bgt. Alurnya juga gak ngebosenin (paling ngebosenin cuma pas di lagunya Ungu aja. Hehe ... sori Ungu Clicker, bukan maksudku menyinggung kalian .. Smile BUT ... ada sedikit yg ngeganjel ... bukan masalah cerita, tapi kayaknya kita beda paham. buatku (dan agamaku) kalo seseorang udah mati, urusannya di dunia udah tamat. gak ada lagi ceritanya bisa ngelihat cowok yg udah ngeduain cinta, dsb. Hehe ... sori ya rada keluar rel. ak tau ini cerita fiksi, tp ak gak gitu suka sama kenyataan bahwa si tokoh utama udah mati tapi bisa balik ke dunia dan ngeliat mantannya lagi. begitu ...
kurang lebihnya ak minta maaf. ok?! keep on good work!!!

splinters's picture
splinters at bravo! (1 year 3 weeks yang lalu)
90

hei! aku suka ini. nggak biasanya aku suka baca cerita yang tokoh utamanya dan sudut pandangnya...

ah sudahlah. nanti spoiler.

cara bercerita kamu sangat mengalir, dan walau banyak kata-kata yang nggak baku di sini, tapi nggak masalah buatku karena it's a part of the story, nyatu dengan ceritanya. dan kamu tertib struktur, sehingga semua terangkai dengan baik.

tapi ada gap kecil di sini:

" eeeh.... aku jadi inget dua bulan yang lalu.

Farhan masuk ke kelasnya lagi. Dia langsung ‘mencuri’ gitar Derrick, teman sebangkunya. Dia memainkan lagu ‘Demi Waktu’-nya Ungu di pojokan kelas. Menghayati...banget. Aku yang ..."

Sesaat, pembaca bisa mengira bahwa kejadian Farhan masuk kelas lagi ini adalah kejadian dua bulan lalu, padahal tidak. Ini dua adegan berbeda.

Mungkin bisa ditambah: "aku jadi inget dua bulan yang lalu.

tapi sudahlah... yang jelas, saat ini farhan sudah masuk kelasnya lagi."

dengan begitu mungkin bisa lebih jelas?

Terus di sini juga ada repetisi yang agak kurang nyaman; apalagi karena dipakaikan tanda petik dua kali Smile

"Ternyata Farhan ke suatu tempat yang gak asing buatku. Tercium aroma yang khas dari tempat ‘itu’. Farhan melangkah dan terus melangkah, hingga sampai di tempat ‘itu’."

Gimana kalau "tempat itu" yang terakhir diganti jadi ... "hingga sampai di sana." atau "hingga sampai di titik yang ditujunya."

anyway, I just love your story. it's absolutely my cup of tea (or should I say coffee? lebih suka kopi daripada teh soalnya) hehehe Smile

salam!

_aR_'s picture
_aR_ at bagus... (1 year 5 weeks yang lalu)
90

dan menyedihkan bangetz...

shadow's picture
shadow at (1 year 9 weeks yang lalu)
70

sedih, sedih...
simpel tapi nyentuh

ice's picture
ice at sedih (1 year 12 weeks yang lalu)
60

aliran kesedihannya begitu terasa...

FrenZy's picture
FrenZy at :) (1 year 13 weeks yang lalu)
70

simpel. tapi sepertinya lagunya kepanjangan untuk dimasukin liriknya semua.

Rhissae's picture
Rhissae at Hidup.. (1 year 13 weeks yang lalu)
70

Bikin yang merinding lagi yha...

Lam kenal....

wehahaha's picture
wehahaha at OMG (1 year 13 weeks yang lalu)
100

Waw.... Just.... Waw.... Gak ketebak. bener deh.... Cara penyajiannya juga terpikir mateng2. karena dianya udah mati, jadi dia gak ada komunikasi dengan dunia dan terfokus pada Farhan. menakjubkan....

athadarmawan's picture
athadarmawan at mmm (1 year 13 weeks yang lalu)
80

ngak ketebak nih ceritanya.
bagus..hihi