Ini bukan kisah tentang seorang perempuan tua yang menjual sepasang sepatu di pasar malam, juga bukan kisah tentang seorang perempuan tua yang membeli sepatu di pasar malam. Bukan pula kisah tentang seorang perempuan tua yang memakai sepasang sepatu untuk pergi ke pasar malam. Ini kisah tentang Pasar malam, perempuan tua dan sepasang sepatu.
Jariku menari diatas piano
sambil menatap langit biru
bertatap sapa dengan bibir pantai
bisik hatimu terdengar jelas dihatiku
hanya dirimu yang ... lanjut baca
Why did you watch my eyes?
too blind to see
Your younger desire
hit me so hot
Don't kick your illusions
if you couldn't present the explanati ... lanjut baca
Cinta
Susah untuk ditebak kapan pergi dan datang
Mudah untuk dikenang rasa rindu dan cerita
Sesuatu yang spesial
Bergolak dalam dada
Bergoyang d ... lanjut baca
Pacarku minta dilamar. Sudah kupenuhi. Lalu, dia minta tunangan. Itu pun telah kulakukan. Kujual sepeda motorku. Kubelikan cincin, gelang, dan kalung ... lanjut baca
otak yang cerdas
pikiran intelektual
ilmu yang canggih
jiwa sehat
raga yang kuat
tak cukup mengarungi
perjalanan hidup sebagai guru
selagi jala ... lanjut baca
Menangisi Barbie
Usiaku belum genap sembilan tahun ketika boneka cantik itu diluncurkan di pasar Indonesia. Aku yang terlahir dari sepasang orang ... lanjut baca
Hey Gadis
apa yang kamu pikirkan
cinta? uang?
Hey Gadis
penerus kaum hawa
mainkan scenario tanpa naskah
Hey gadis
jangan sandang pakaianmu
... lanjut baca
Patung-patung tegak berdiri
di samping gedung-gedung berdasi eksotis
bangkitkan selera insan dunia
di kala penyejuk kalbu hidup
di situ tak sebany ... lanjut baca
Kuundang Malaikat Jibril
Ahmadinejad, Barik Obama, Yesus
Duduk bersama di meja
Menu kami
Satu
Manusia
Pastilah keringat deras
Lilin kami ny ... lanjut baca
Aku takut dengan pasar malam. Ketakutan yang amat dalam bagai sejuk yang mencekam permukaan kulit, lalu merasuk hingga ke tulang dan membekukannya. Ke ... lanjut baca
Pagi itu di sebuah sudut pasar, sesosok tubuh, tua renta, tergeletak tanpa nyawa. Dan jika kau sering berbelanja di sana, besar kemungkinan kau akan m ... lanjut baca
“Ini bukan yang terakhir!” ujar cowok itu setengah berseru.
Brakk!! Aku menutup pintu taksi yang baru kunaiki dengan kencang dan seolah tidak ... lanjut baca
Hujan yang mulai mengguyur sejak pukul 17.00 di seputar Wapres (Warung Apresiasi) Bulungan, Blok M Rabu malam, 30 April lalu menerbitkan khawatir juga ... lanjut baca
jika benar
rembulan yang hinggap di pinggulmu membawakan kabar dari langit merah yang tak kunjung tahu apa makna segumpal darah
maka sekarang malam ... lanjut baca
Lepas Pasar Malam
Teks. Edo Wallad
Setelah pasar malam selesai jalan raya puncak Ciawi Gadog terlihat sepi. Tiada lagi kincir raksasa, carousel d ... lanjut baca
Sajak ini adalah kisah pengorbanan dan ketulusan
Atas sebuah pilihan jalan hidup
Sedang engkau adalah kisah pelayar petualang
Selalu ragu melempar ... lanjut baca
Hallooo kemudianers semuanyaaaa...
gw Yugi punya sedikit Informasi niy. Bang Dedi Try R ngadain acara Di Wapres Bulungan Blok M yang di kasih nama "P ... lanjut baca
karena dan hanya karena amanat mas Zai Lawang Langit, saya posting undangan menyenangkan ini. So'..kemudianers marimari ke PaSaR Malam
PaSar ma ... lanjut baca
GOOD...!!
lho kok ada cerpenku yang diposting di kemudian bukan olehku???
cerpen yang mengharukan.
masalah yang sering kita pikirkan..
apik sekali penulisannya..
=)
bagus
no comment..uhuhu
is it poems or short story????