Maura membawa Melody ikut ke rumah sakit dimana orang yang sudah menolong Melody dibawa ke sana.
“Ra...lo jawab dong pertanyaan gue, siapa tadi yang udah nolong gue?” tanya Melody masih penasaran.
Seorang dokter keluar dari ruang Gawat Darurat. Maura langsung menghampiri dokter itu, “Ayah, gimana kondisi orang itu?” tanya Maura penasaran. Ternyata dokter itu adalah ayahnya.
“Keadaannya kritis, Nak,” jawab Dokter itu. “Dia mengalami banyak pendarahan, dan dia akan mengalami trauma”
“Maura...orang itu siapa, Ra??? Siapa...???” tanya Melody penuh kepanikan.
Jatuh Karena Cinta
Inginku milikimu
Seperti dirimu ingin milikinya
Betapa aku mencintaimu
Seperti betapa dirimu mencintainya
Selamanya hati ... lanjut baca
Jawablah Perasaanku...
Sadarkah dirimu akan keberadaanku?
Apakah kamu tahu perasaanku ini?
Aku ingin dirimu melihat diriku
Aku ingin dirimu tahu ... lanjut baca
Ku Bertanya...
Ku bercerita pada bintang
Tentang dirimu yang kucintai
Dirimu yang mengisi hariku
Dan mengindahkan hidupku
Ku berteriak pada m ... lanjut baca
Kananku hanyalah hampa
Manusia figuran
Kiriku hanyalah penat
Manusia iblis
Haruskah aku melangkah mencari ketenangan
Kedamaian yang terakhir kura ... lanjut baca
Aku tahu yang sebenarnya terjadi
Aku tahu ini hanyalah kesemuan semata
Aku tahu dirimu tak akan terraih
Tapi aku tahu aku tak bisa tidak mencintaim ... lanjut baca
Usiaku bertambah satu tahun
Tapi artinya waktuku berkurang satu tahun
Sebelumnya...
Aku tidak mudah percaya pada orang lain
Aku bukan seseorang ... lanjut baca
Doni, cowok 18 tahun, playboy, tajir and smart.
Layla, cewek 16 tahun, childish, cengeng dan keras kepala.
Kok bisa ya mereka jadian?
***
Pada s ... lanjut baca
1.
Mungkin aku memang terlalu gombal
Mengungkapkan apa yang kurasa kepadamu
Seperti kamulah hidupku...
Kamulah jantungku...
Kamulah jiwaku...
... lanjut baca
How do I get through one night without you
Aku memandangi bintang di atas sana. Ingin kuraih bintang-bintang itu untuk kupeluk. Untuk menemani kese ... lanjut baca
Lucky terus mengintip tapi napasnya semakin ngos-ngosan karena tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Semua yang dilihatnya adalah orang-orang seumur ... lanjut baca
“Bunda...bintang itu kayak gimana sih?” tanya gadis kecil bernama Melody itu.
“Bintang itu bentuknya kecil...bersinar terang dan ada banyak.. ... lanjut baca
Aku hanya ingin duduk diam..
Melihat ia sibuk dengan dunia nya
Aku hanya ingin duduk diam..
memandang ia mengotak-atik komputernya,
memainkan git ... lanjut baca
Gumpalan darah itu tumpah melumer menjerat jejaring kematian yang tak kunjung tertahankan. Sayup-sayup berdentang sebuah suara yang mendesir begitu le ... lanjut baca
Apakah kau tau?
Aku merasa lebih baik sejak bertemu denganmu..
Aku tau...
Mungkin..
aku tidak sempurna untuk bisa berada di hatimu...
Tap ... lanjut baca
Matahari telah tinggi di langit. Udara terasa panas dan lembab. Langit yang bersih dan rumput-rumput hijau serta bunga-bunga berbagai warna yang berte ... lanjut baca
Berbagi cerita menjadi agenda rutin yang menyenangkan bagi kami setelah pertemuan di kantor Bintang sore itu. Meskipun terasa sangat terbuka, batasan ... lanjut baca
ibu...
aku tak memintamu 'tuk isi ruangmu
tapi benar hangat kurasa..
aku tak pedulikan apa rasamu saat ia alirkan saudara2 kembarku ke d ... lanjut baca
Aku hanya ingin kamu tahu
Aku mengkhawatirkanmu
Jika kau ijinkan, aku pasti akan selalu disampingmu
Aku hanya ingin kamu tahu
Aku akan selalu pe ... lanjut baca
( padahal,
cahaya merah yang baru saja kita rangkum adalah pendaran dari cahaya rembulan yang enggan lewati jeruji jendela dan membawaku pada hal tak ... lanjut baca
Bagus tuh cerpen'y. Sy jg br blajar jd penulis. Hehe.. Sukses deh
http://kemudian.com/node/60002
met baca...
tragedinya....?!!
perannya...?!
topiknya...?!