Fandi Case / Sebuah Pengakuan (The Cases) / File 4

MALAM sudah semakin larut. Mentari sudah sejak tadi meninggalkan tempatnya, sementara jarum jam kini menunjukkan pukul 11.40 malam. Kantuknya datang menggiringnya ke pembaringannya. Fandi baru akan merebahkan tubuh di atas ranjang empuknya, tatkala suara dering ponselnya itu berbunyi.

Sambil mengumpat kesal, karena merasa terganggu, ia dengan sangat terpaksa menganggkat ponsel tersebut.

“Halo!” sahutnya memulai pembicaraan.

“Ini Andi...” ternyata suara seorang wanita. Suaranya lembut, tenang tetapi sedikit agak kaku.

Rating

22
points
Views: 96 reads
Comments: 3
Rating:
73.3333

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
Ghoz_Roro's picture
Ghoz_Roro at makasih (1 year 4 weeks yang lalu)
50

maksih ya atas sarannya....

abc's picture
abc at bagusss (1 year 4 weeks yang lalu)
80

bagussss
terasa mengalir euy
tapi ada beberapa yg perlu di edit sih

seruni's picture
seruni at (1 year 4 weeks yang lalu)
90

thx ya, gus komen kamu! aku juga lagi belajar koq ! btw belajar ama kamu boleh !... terlebih nulis cerpen . aku blank banget! ...