“Maaf ya, aku harus meninggalkan kamu...Aku harus pergi ke luar negeri,” wanita itu mencampakkanku di tengah derasnya hujan. Aku hanya dapat memandangnya penuh tanya. “Pasti nanti kamu mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku, maaf...,” wanita itu berlari dan bayangnya tenggelam di derasnya hujan.
Aku kebasahan. Aku coba pandang langit, tapi tak bisa. Hujan terus membasahi mataku. Membasahi tubuhku. Tapi hujan tak dapat menghapus luka di hatiku. Lagi-lagi aku dicampakkan.
Suspensenya kurang dan langsung jelas bahwa itu kucing. Bagaimana kalau langsung dieksplore emosi si aku dan agak membiaskan kejadian demi kejadian, sehingga pembaca dapat menerka2 siapakah aku ini?
sudut pandang yang unik. Mnurut gua, lebih baik judulnya diganti biar di awal2 gak ktauan kalo pelaku adalah seekor kucing. Biar pada kaget. Hehe. Dan, skali lagi, masalah sudut pandang. Kalo pelaku mati di akhir cerita, kok bisa nulis? Makasih. ^^
Jatuh Karena Cinta
Inginku milikimu
Seperti dirimu ingin milikinya
Betapa aku mencintaimu
Seperti betapa dirimu mencintainya
Selamanya hati ... lanjut baca
Jawablah Perasaanku...
Sadarkah dirimu akan keberadaanku?
Apakah kamu tahu perasaanku ini?
Aku ingin dirimu melihat diriku
Aku ingin dirimu tahu ... lanjut baca
Ku Bertanya...
Ku bercerita pada bintang
Tentang dirimu yang kucintai
Dirimu yang mengisi hariku
Dan mengindahkan hidupku
Ku berteriak pada m ... lanjut baca
Kananku hanyalah hampa
Manusia figuran
Kiriku hanyalah penat
Manusia iblis
Haruskah aku melangkah mencari ketenangan
Kedamaian yang terakhir kura ... lanjut baca
Aku tahu yang sebenarnya terjadi
Aku tahu ini hanyalah kesemuan semata
Aku tahu dirimu tak akan terraih
Tapi aku tahu aku tak bisa tidak mencintaim ... lanjut baca
Usiaku bertambah satu tahun
Tapi artinya waktuku berkurang satu tahun
Sebelumnya...
Aku tidak mudah percaya pada orang lain
Aku bukan seseorang ... lanjut baca
Doni, cowok 18 tahun, playboy, tajir and smart.
Layla, cewek 16 tahun, childish, cengeng dan keras kepala.
Kok bisa ya mereka jadian?
***
Pada s ... lanjut baca
1.
Mungkin aku memang terlalu gombal
Mengungkapkan apa yang kurasa kepadamu
Seperti kamulah hidupku...
Kamulah jantungku...
Kamulah jiwaku...
... lanjut baca
How do I get through one night without you
Aku memandangi bintang di atas sana. Ingin kuraih bintang-bintang itu untuk kupeluk. Untuk menemani kese ... lanjut baca
Lucky terus mengintip tapi napasnya semakin ngos-ngosan karena tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Semua yang dilihatnya adalah orang-orang seumur ... lanjut baca
Aku percaya bahwa mempunyai seseorang kekasih adalah impian semua perawan di dunia. Sama seperti percayanya aku bahwa memiliki suami penyayang dan set ... lanjut baca
Suasana sore ini kurasakan terasa biasa saja. Memainkan helai demi helai rambutku sambil bercakap-cakap dengan desiran angin yang bertiup semilir, saa ... lanjut baca
Aku sudah lama memikirkan ini. Berkali-kali, sudah kupikirkan apa yang mungkin terjadi nanti. Sekarang, aku sudah tidak bisa menunggu lagi. Duduk diam ... lanjut baca
Kisah Cinta dari Masjid Kampus
Oleh : Ayat Al Akrash (0719)
*Hudzaifah.org* - *Tahun 2040*
Seorang kakek-kakek duduk di sebuah sekret rohis ... lanjut baca
Aku diberi nama Puti Bungsu, karena aku bungsu dari empat bersaudara, satu-satunya perempuan dari tiga kakakku laki-laki. Dan karena aku bersal dari r ... lanjut baca
Kisah Cinta yang Menyakitkan
Mereka telah saling mengenal sejak bersekolah dan sejak menjadi sahabat baik. Mereka berbagi semua dan apapun juga dan ... lanjut baca
Aku terbangun dan menemukan diriku pada sebuah dunia yang berbeda. Aku melihat sekitarku. Dunia tampak begitu berwarna, dan semua benda mempunyai gari ... lanjut baca
”Pagi semua...!!” Sapaku riang saat menginjakkan kaki di kelas. Emang sih, tidak ada yang peduli. Tapi... Itu udah jadi kebiasaanku. Menyapa siapa ... lanjut baca
WOW KEREN!!!
saya sampe terharu!! >.<
gaya bahasanya OKE BANGET!!
9 deh!!
beneran, teknik pengambilan sudut pandang yg ma'nyuzzz...
kerenkeren.
*wadawww, sainganku beradhberadh uyyyy
mabur deh ah
Suspensenya kurang dan langsung jelas bahwa itu kucing. Bagaimana kalau langsung dieksplore emosi si aku dan agak membiaskan kejadian demi kejadian, sehingga pembaca dapat menerka2 siapakah aku ini?
Putri Terompet
punot? he5 lumayan membuat ku terseret.
keren, bisa mengambil sudut pandang sebagai kucing.
sudut pandang yang unik. Mnurut gua, lebih baik judulnya diganti biar di awal2 gak ktauan kalo pelaku adalah seekor kucing. Biar pada kaget. Hehe. Dan, skali lagi, masalah sudut pandang. Kalo pelaku mati di akhir cerita, kok bisa nulis? Makasih. ^^
suka deh sm critanya, idenya kreatif
cukup menarik sekali
wow!! sayah merasa jadi kucing!!
^^v crita na keyen ..
excelent tragic story to tell bro
bravo to U for that!