TERPENCIL DI TANAH SENDIRI

Air tinggal semata kaki
Pada sungai yang dalam
Tak ada lagi sumur bisa digali
Sebab akal sudah tenggelam

Begitu kita ingin hidup
Pada tanah yang ranah
Pepohonan meranggas menguap
Lelap sudah menanti rebah

Hujan tak menetes lagi
Embun masih lelapnya ketika pagi
Hanya air mata yang berinai
Pada tanah satu persatu mati

Jauh dari keramaian
Penuh kerikil samar – samar
Karena gelap tak punya bulan
Yang menerangi walau samara

-Indonesiaku butuh pemimpin yang bijak pada tiap – tiap air mata-

Rating

19
points
Views: 31 reads
Comments: 2
Rating:
63.3333

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
loushevaon7's picture
loushevaon7 at yup.. (51 weeks 1 day yang lalu)
90

emang bagus nih!

IechJaL's picture
IechJaL at ;p (51 weeks 1 day yang lalu)
100

kreeeeennn...
pngen bisa nulis kyk gtu...

pnya gw kasih opini jga y..
byar bsa kyk lu