Tentang Mantan Penguasa yang Telah Mati.

Siang tadi, mantan penguasa itu benar – benar mati. Sorenya hujan turun dan halilintar menyambar.

“Lihat!” kata seorang kerabat kepada anaknya. “Hujan ini adalah embun surgawi pembentuk pelangi yang akan jadi jalan setapak Eyang pergi ke surga. Dengar! Gemuruh itu adalah gemerincing rantai pengikat gerbang surga yang dilepaskan agar bisa segera dibuka.”

*****

“Lihat!”, kata seorang nenek kepada cucunya. “Ia berontak. Alam enggan menelan jasadnya.”
Lalu ia berkemas. Sore ini ia harus segera pergi karena tepat di tempatnya berjualan akan dipasang tenda yang dibawahnya akan ditata deretan kursi untuk para petinggi negeri yang hendak memberi hormat kepada mantan penguasa yang telah mati.

Rating

44
points
Views: 37 reads
Comments: 7
Rating:
55

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
akuleo's picture
akuleo at Tentang Mantan Penguasa yang Telah Mati. (49 weeks 3 days yang lalu)
100

Bagus..bagus.....bagus.....bagus.....

panah hujan's picture
panah hujan at ^^ (49 weeks 3 days yang lalu)

underground4080's picture
underground4080 at (49 weeks 4 days yang lalu)
70

teruskan lagi karya nya...

ijazah_sd's picture
ijazah_sd at (49 weeks 4 days yang lalu)
50

:-j

adrian.achyar's picture
adrian.achyar at (49 weeks 4 days yang lalu)
70

Jadi, walaupun dah mati masih teteup gusur2 orang? Itu pesannya yach? CMIIW

Eniwey, nice story ^-^

Guys, please read my poems & stories at K.com ^_^

umi's picture
umi at bagus (49 weeks 4 days yang lalu)
70

Susunan kata yang dipilih bagus, kalau menurutku mengena sekali, tapi... kenapa saya menangkap rasa marah ya didalam tulisan ini???

avian dewanto's picture
avian dewanto at (49 weeks 4 days yang lalu)
80

sapa bilang "pelangi yang akan jadi jalan setapak Eyang pergi ke surga." Belum apa apa aja udah gusur-gusur orang kecil. he he he