Inilah akhir cerita dari cerita akhirku
Awalnya penuh bunga dan akhirnya muncul nanah
Hanya ikhlas yang dapat kuhadirkan di hati
Lainnya telah hilang
Karena letih yang memuncak
Tenang saja,
Aku tidak akan jatuh ke lubang yang sama
untuk kedua kalinya
Karena kutahu rasanya yang melenakkan itu
Jika aku boleh mengecap rasa yang sama lagi,
Maka tolong ijinkan aku untuk menggunakan logika ku,
Dan mematikan perasaanku,
Namun tidak dengan nuraniku
HMMMM........
Mungkin ini rumusan yang tepat untuk menghadapi ujian
selanjutnya
Yang sekarang,
Kenangan tetaplah menjadi kenangan
Dan, tidak berwajah (ketika bercermin di hatiku)
Jadi, tidak ada yang perlu ditakutkan ..
Yang perlu kubangun sekarang adalah
pondasi iman yang kokoh
Dan ..
Belas kasih terhadap manusia lain
Belas kasih terhadap manusia lain?????
Kepadanya juga????
Akkhhhhh....!!!!
Seandainya aku bisa menggantinya dengan hukuman yang
sepadan
Okeeeyyy....!!!!
Aku ini fair! Aku ini jujur! Dan... aku ini naif..!??
Jadi,akan kulakukan apapun yang menurut keyakinanku
benar.
Selamat tinggal!
Rating
Comments: 10
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
melenakan, dengan satu k saja.
curahan hati yang bagus.
Tuhan menyadarkan aku
Sujud Bertanduk
Ekspresif. Bagus sangat nih. Emosi gendeng, hehe.
Salam kenal ya, aku Ary.
semoga
aku tak lagi bertemu dengannya lagi.
ini mengingatkan aku..pada seseorang.
thanks tapi menyedihkan
aku setuju dengan abc... biar lebih apik bacaan puisinya... ditunggu karya-karya berikutnya yaa....
makasih ya atas semua kritikan dan masukannya.. gw berusaha lbih baik lagi ...makasih..
gw suka banget ma judulnya!!!!! pinter banget bikin orang terpikat
kasih comment buat karya gw juga yah!!!
lam kenal aja!! thank's
gali terus terutama kaitan antara kata satu dengan kata lainnya, contoh kaitan "bunga" dengan "nanah" akan lebih bagus jika ada korelasinya atau analoginya gak terlalu jauh gitu jadi gak jomplang
gw kurang setuju ma abc, emang ada aturan2 tertentu dalam menulis (puisi). tapi krusial tsb tetap dapat ditulis dengan gaya berbeda yang diinginkan penulis. setiap suara hati yang keluar bisa jadi sebuah puisi.
wah sebaiknya diberikan sepasi antara tiap bait2nya, jika ini memang benar puisi. menurut pandanganku, ini adalah sebuah curhatan dan bukan merupakan puisi atau sajak. pengungkapan yang ada di dalam hati. seperti menulis sebuah diary pada malam hari.
tapi sudah tersampaikan maksudnya kok...
hehehehe