siang itu bergelanyut mendung
titik hujan temani langkahku
berjalan pelan tuk merasakan
dingin hujan merasuk kalbu
membasahi ladang kering hatiku
mata memandang sendu
tanpa arah ku melaju
perlahan dan perlahan ku melangkah
hingga saat ku melihat
bayang dirimu sekilas bersama hujan
kuyakinkan hati itu bukan kamu
tapi mataku tak tertipu
aku ragu tuk kembali memandang
tapi benar adanya itu dirimu
yang pernah singgah di hatiku
bahagia tapi aku rapuh
sedih tapi ada setitik suka
ingin mata tuk berpaling
tapi hati ingin memandang
wajahmu walau sekilas
inginku berada disisimu
berjalan lewati hujan
tapi sayang dirimu tak lagi untukku
tiada lagi hari bersamamu
kini .. kuhanya bisa memandang
Rating
Comments: 3
Rating:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
Welc0me back mazeru =)
wah, akhrna mulai nulis lg nich,,
ayo, ciptain karya2 terbaikmu lg ^_^
"bergelayut" kali maz bknnya "bergelanyut"
btw ktmu cpa tuh di saat ujan =p hehe
khu khu. . .
sedihnya.
"terkadang harapan tidak sesuai dengan kenyataan"
liat pnya ku juga ya
bagus...pengalaman yah?
pahit tuh