Brothers <1.2 : Penculikan>

Ryan tertegun sejenak. Ia mencoba mencerna apa yang Elsa ucapkan kepadanya barusan. Mulutnya terbuka sedikit. Pandangan matanya kosong, tungkainya lemas. Tapi untung saja Ryan tidak sedang berdiri, kalau berdiri hampir bisa dipastikan tubuhnya akan ambruk ke tanah.

“Ryan,” panggil Elsa pelan. “Bagaimana?”

Ryan tidak menjawab. Ia menarik nafas panjang dan berat.

Rating

0
points
Views: 36 reads
Comments:
Rating:

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here