The Maple Tree

Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting

Jalan setapak ini tampak kotor. Daun-daun kecoklatan yang sudah kering berserakan menghias tempatku berpijak. Aspal yang berwarna hitam bahkan nyaris tidak terlihat. Di sisi jalan, berdiri deretan pohon besar yang rimbun dengan daun-daun maple yang indah. Angin semilir bertiup membelai rambutku, membuat beberapa helai daun maple berjatuhan dengan lembutnya.

Aku merapatkan mantel buluku. Sepatu bootku—yang berwarna coklat dengan bulu-bulu putih halus di bagian atas—berbunyi mengikuti irama langkah. Santai dan sambil menikmati udara musim gugur.

Rating

39
points
Views: 1 read
Comments: 0
Rating:
78

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
dhanang wibowo's picture
dhanang wibowo at (40 weeks 6 days yang lalu)

ceritanya sih simpel, tapi gaya berceritanya dapet banget..^^
emg dah pantes jadi penulis teenlit profesional neh, hihihi..

Ari_rasya's picture
Ari_rasya at Nice... (40 weeks 5 days yang lalu)

Ak suka ceritanya ^_^

keep writing n salam kenal...

KuRaRa's picture
KuRaRa at (40 weeks 3 days yang lalu)

hwaa...danang berlebihan padahal puisi mu jauh lebih bagus

buat ari, makasih dan salam kenal juga yak

cassle's picture
cassle at bahasamu membaik cc.... (40 weeks 3 days yang lalu)

Nah, sekarang beralih ke Korea... Nice, akhirnya cc mencoba hal yang lain (kupikir fokus di pesona Jepang saja)... Nice2..!! Keep writtin' yap!

Angel_the9th's picture
Angel_the9th at (39 weeks 3 days yang lalu)

Nice..

Keep working guys..
^_^