Semua seakan melambat. Jo menahan napas, dan akhirnya menghela setelah nyaris mati tercekik. Kabar dari ponsel yang ia angkat seperti menutup kupingnya untuk mendengar riuh bising di sekitar. Mobil-mobil lalu lalang, orang-orang berbincang. Jo hanya terfokus pada suara di ponsel itu, serta degup jantungnya sendiri.
“Ka..., kau bercanda, kan, Anes?” Jo tergagap. Suara gadis di ponsel menyambut terisak.
1. aku punya temen namanya yohanes. ada yg manggil dia "Yo/Jo" ada juga yang manggil dia "Anes". So, baca cerita ini, aku jadi inget dia.
2. buat aku orang kesehatan. ada yg namanya human papilloma virus, itu virus yg menyerang genitalia.
hmm...emank ada juga ya virus komputer yang namanya papiloma? hehehe...
3. anyway, cerita yg bagus.
Tetap berkarya ya...
Semangattt!!!
ps: sbenernya aku mau kasih nilai 8. tapi tadi aku lupa ubah default scorenya (5). sempet diedit, tapi gak tau editnya berhasil atau enggak. maap ya. peace (^,^)v
Saya harap, teman-teman mau memberi komentar, saran, bahkan kritik untuk lebih memperhalus adegan dalam cerita ini, sehingga membuat tragedi yang dipaparkan di dalamnya bisa diresap hingga relung hati paling dalam. Terima kasih.
Penting: Teman-teman boleh menyalin cerita ini ke media simpan lokal. Penggandaan diizinkan selama dalam bentuk digital, tidak menghilangkan sumber atau penulis asli, dan tidak untuk melanggar norma dan peraturan yang berlaku, dan bukan untuk tujan komersial. Jangan mencetak cerita ini ke atas kertas! Pohon sudah banyak yang ditebang untuk itu.
Kisah ini dibuka oleh penyerangan Armada Inverse milik Koloni Sapphire di Koloni Magna. Selain berlatar belakang untuk menguasai Koloni Magna sebagai ... lanjut baca
PERLU PERBAIKAN
INT. = interior
EXT. = eksterior
VO = voice over
VOC atau OC = menandakan karakter tidak terlihat kamera.
Filtered = untu ... lanjut baca
Sudah lima belas menit dan pintu itu masih menutup. Lampu yang menerangi tulisan Ruang Bedah di atasnya pun masih menyala merah. Seno hanya bisa menun ... lanjut baca
Lukman siswa kelas XII SMA, anak tunggal di sebuah keluarga sederhana. Di rumah, ia tinggal bersama Ayah seorang karyawan biasa sebuah perusahaan dan ... lanjut baca
Pagi yang enerjik. Matahari masih condong ke timur, tetapi enam mobil sudah adu lari menerobos ruas jalan. Di posisi pertama, ada mobil yang dikendara ... lanjut baca
Kira-kira, satu jam sebelum azan Subuh berkumandang, Ilyas sudah turun dari tempat tidur. Berhati-hati ia mencoba meniti tangga, dan akhirnya sampai d ... lanjut baca
Malam beranjak larut dan hujan setia turun dengan deras. Beberapa deret meriam raksasa di sela-sela beberapa gedung, serta belasan unit jin menyedot p ... lanjut baca
Hilang. Getaran halus yang terasa di laboratorium muncul tenggelam beberapa kali.
“Anda baik-baik saja?” Seorang petinggi polisi lain melihat g ... lanjut baca
Sudah puluhan mobil mengambil tempat di area parkir milik Borneolab. Profesor Irene terlihat sibuk oleh beberapa anggota yang berpangkat cukup tinggi. ... lanjut baca
Sudah lima belas menit dan pintu itu masih menutup. Lampu yang menerangi tulisan Ruang Bedah di atasnya pun masih menyala merah. Seno hanya bisa menun ... lanjut baca
“Mungkin aku bodoh.” Hanya penggalan kalimat itulah yang mampu aku keluhkan untuk diriku sendiri. Bagaimana tidak? Dua jam lagi ia akan pergi jauh ... lanjut baca
"Undangan sudah selesai? Ini desainnya,"
"Gedung untuk resepsi masih perlu kita pastikan lagi, sayang.."
"Bagaimana dana untuk video syuting? Ah..ka ... lanjut baca
Seorang Elsufi yang malam itu berkedok abang betawi berkata "eh neng,.. suka nulis ga? nulis cerpen gitu?"
Si eneng merasa bagai dibaca pikirannya ko ... lanjut baca
Kau bilang jangan datang
Tapi aku ingin datang
Kau kata jangan bilang
Tapi aku terus menantang
Biarkan aku menemuimu, sayang
Meski ku hanya p ... lanjut baca
Tulisan pertama Abdi_babat semoga dapat dikritik sepedas-pedasnya dan diberi saran sehebat-hebatnya. Please... beri aku saran.
Di cerita ini, Abdi_ ... lanjut baca
Aku bingung..
Harus bicara apa ?
Saat kau pertanyakan lagi hubungan ini
Sungguh ku tak mampu tuk mengungkapkannya
Seandainya ku bisa jujur.
Aku ... lanjut baca
sedih, kesal, marah
semua menjadi satu
Betapa kesalnya
Makin dipikir sebal rasanya
Ingin marah besar
melampiaskan segalanya
Ingin berteria ... lanjut baca
Malam beranjak larut dan hujan setia turun dengan deras. Beberapa deret meriam raksasa di sela-sela beberapa gedung, serta belasan unit jin menyedot p ... lanjut baca
Bab Pendahuluan
Jangan memejamkan mata.
Kalimat itu yang dikatakan Iwan berulangkali dalam hati sampai makna kata-kata tersebut menggema di dala ... lanjut baca
hehehe...
1. aku punya temen namanya yohanes. ada yg manggil dia "Yo/Jo" ada juga yang manggil dia "Anes". So, baca cerita ini, aku jadi inget dia.
2. buat aku orang kesehatan. ada yg namanya human papilloma virus, itu virus yg menyerang genitalia.
hmm...emank ada juga ya virus komputer yang namanya papiloma? hehehe...
3. anyway, cerita yg bagus.
Tetap berkarya ya...
Semangattt!!!
ps: sbenernya aku mau kasih nilai 8. tapi tadi aku lupa ubah default scorenya (5). sempet diedit, tapi gak tau editnya berhasil atau enggak. maap ya. peace (^,^)v
setiap orang pasti punya pengalaman yang berbeda...
entah memang maksud crita ini untuk menyimpan identitas elena diakhir atau sekedar telikungan info..
kerna aku punya pengalaman "buka praktek" dan menjadi "pasien" maka crita ini seperti 'just joke' like th'
kalimat yg dipake berlebih pun...
tagnya menipu
-------------------
cheers!
kupikir lagiii.... kupikiiiiir diaa manusiaaaa.....
tapi aneh deh.. kalimatnya Anes aneh..
"Aku sudah beberapa kali menyentuhnya, tapi sama sekali Elena tidak bergerak! Aku takut.... "
memang notebook bisa bergerak gitu?
Hayooooo....
ada yang kejanggalan loginya keselip-selip, tuh..
hehehehe...
^^.
tapi keren nih buat cerita yang ngejebak,.,
kreatip.. ^^
cara penuturan yang hebat !!
weeeehhh.. mnjebak sekaliii. haha. idenya keren banged. sukses teruus yaa. kiip nulis!!
aiyya... Kukira hewan peliharaan, ternyata komputer toh...Btw, nama 'elena' mirip dengan 'eleanor', nama server di tempatku...^_^
waduuh sedikit tertipu!
awal2 dikira Elena tuu manusia, pertengahan disangkain hewan pliharaan kena virus.. eeh tauny virus pc! dasaar papiloma.. hehee..
BAGUS, suka bgt endingnya!!
Gyaha...ha...ha..., muanteep ceritanya. Endingnya muantep ku kira manusia e g taunya notebook
g yg lemot ato apa ya??
kamek tak ngerti lah brooo