Untuk alur dan gaya bahasa bagus. Penulis mampu meramu cerita dengan cukup menarik n membuat penasaran pembaca. Dr awal sudah kuduga yg ngambil daster itu Angga, tp nggak nyangka kalo endingnya spt itu. Cuma, aku serem dengan sikap Angga. Kenapa gara2 cemburu dia bisa menghabisi kedua ortunya, apalagi mamanya yg sangat dicintainya?Apakah anak umur 6 thn mampu bertindak sesadis itu?
Kalau ya, waduh, kita mesti hati2 donk dengan anak2 kecil?
Anyway, idenya cukup wah-lah.
Terus berkarya ya?
Salam.
Buku tentang psikoLo9i anak, daN Lo beneR banged,, seHaRusnya anak memang dibiasaiN tiduR teRpisaH daRi oRangTuanya. SeLaiN unTuK ngedidik maNdiRi, ju9a menGHindaRi meReKa meLihaT haL2 yang beLum seHaRusnya meReKa LiaT..
CeRiTa cembuRu yang gag masuk akaL ni emang peRnah keJadiaN di LuaR, tapi kasusnya aNak cewe yang ter0bsesi sama papanya sampe2 dy meRasa bahwa dy la9i hamiL daRi bapaknya. iTu beRdampak hebat bagi psikoLogisnya sampe2 fisiknya dy itu beneR2 kaya iBu hamiL, kecuaLi peRuTnya cuman membengkak segede melon doang..
iNi beneR2 seRius Lo9h.. haRus jadi perTimbangan buaT paRa caLoN2 oRang tua,,
SURYA merasa sangat bahagia saat terjaga pagi itu. Tak banyak buang waktu, dia pun segera bangkit, membersihkan dan merapikan diri sesempurna mungkin ... lanjut baca
“PA, lihat daster mama nggak?” tanya mama pada papa seusai mandi sore itu. “Itu lho, daster warna ungu gradasi ke merah muda.”
“Enggak. ... lanjut baca
HARI itu, Imma berulang tahun yang ke-sembilan belas. Sebuah pesta sederhana diadakan di rumahnya. Beberapa teman kuliah terdekatnya nampak hadir di ... lanjut baca
PAGI yang menakjubkan. Langit ceria, embun sedikit memberikan kemilaunya pada ujung runcingnya daun. Matahari sedang jatuh cinta, nampak dari raut w ... lanjut baca
Mobil Tyas menepi di dekat warung kopi di daerah pegunungan yang akan dijadikan lokasi pengambilan gambar terakhir untuk stock shot proyek film doku ... lanjut baca
SEMAKIN hari, semakin banyak saja jenis manusia absurd di dunia ini. Tuhan telah menciptakan dua jenis dari manusia, laki-laki dan perempuan, tapi ... lanjut baca
BEGITU tiba di kontrakannya, Hendra yang baru pulang kerja malam itu langsung berlari ke kamar mandi yang letaknya di bagian belakang. Sebelumnya, d ... lanjut baca
Seperti inilah semuanya berproses; tanpa melibatkan satu unsur kesengajaan, saya dan kamu berkenalan dengan tidak menyebut nama satu sama lain secara ... lanjut baca
KATA orang, diam itu emas. Tapi bukan karena alasan itu Dian menjadi gadis pendiam. Tekanan-tekanan semu dari kedua orang tuanya cukup andil dalam h ... lanjut baca
TAK banyak yang kulakukan selama dua jam ini. Aku hanya memandangi wajahku—yang tak pernah terlihat lebih baik—di cermin. Pipi tembem ini, jerawat ... lanjut baca
“Apaan nih?” gumam Bunga saat ia menemukan selembar kertas dan amplop di dalam komiknya.
Perlahan ia membuka amplop tersebut, mengintip dan mem ... lanjut baca
Jalan Hidup Seorang Bayu
Cerpen Karya Ayu Puspitasari
Berjalan tergesa-gesa menelusuri koridor sekolah yang sepinya bukan main dan tanpa sengaja ... lanjut baca
KUTUKAN
Waras menyandarkan punggungnya di dinding kamar. Malas. Kelopak bawah matanya menghitam dan berkantung. Matanya pun merah karena berkali-ka ... lanjut baca
Pelajaran Pertama sudah hampir berakhir, tampaknya Pak Seno sudah menyerah mengenai Bony, karena dia membiarkannya tidur begitu saja sepanjan ... lanjut baca
Luhur Satya memelototi judul berita utama di halaman muka sebuah koran minggu: Hotel Marriott Islamabad Dibom. Ia bahkan terbelalak demi membaca berit ... lanjut baca
Teman sejatiku adalah Mama, yang sudah dua puluh tahun lebih mengasuhku, dan sekarang terbaring di panti jompo, sakit dan separuh hilang ingatan. Mama ... lanjut baca
Udara Purwokerto siang hari panas juga. Aku bolak-balik membetulkan jilbab kaosku yang mulai mereng-mereng dan sekali-kali memijat-mijat paha kakiku y ... lanjut baca
Kamarku belum berubah. Masih tetap seperti terakhir aku mengingatnya. Masih dengan nuansa Hawaiian blue dan bingkai-bingkai berisi salinan puisi karya ... lanjut baca
waduh...
fenomena apa nih..??
Untuk alur dan gaya bahasa bagus. Penulis mampu meramu cerita dengan cukup menarik n membuat penasaran pembaca. Dr awal sudah kuduga yg ngambil daster itu Angga, tp nggak nyangka kalo endingnya spt itu. Cuma, aku serem dengan sikap Angga. Kenapa gara2 cemburu dia bisa menghabisi kedua ortunya, apalagi mamanya yg sangat dicintainya?Apakah anak umur 6 thn mampu bertindak sesadis itu?
Kalau ya, waduh, kita mesti hati2 donk dengan anak2 kecil?
Anyway, idenya cukup wah-lah.
Terus berkarya ya?
Salam.
semoga anakku ga gitu,,
tapi,,, kayaknya endingnya tu, ada yang salah deh,,
waktu aq baca, awalnya bagus, tapi lah..kok, endingnya gitu.ngeri d.tapi bagus juga cerita nya, buat yang baca kaget.
kok bisa gitu ya, kena penyakit apa tu anak
pembaca terkezuut !!
serem ah...
thanks ya untuk komentar"nya....
ini ga seserem yang dibayangin kok...
gejala biasa aja,bentuk ekspresi seorang anak kecil tentang sebuah rasa cemburu. menurut saya sih normal" aja...
HALAH....
ya tergantung anda menyikapinya saja...
Buku tentang psikoLo9i anak, daN Lo beneR banged,, seHaRusnya anak memang dibiasaiN tiduR teRpisaH daRi oRangTuanya. SeLaiN unTuK ngedidik maNdiRi, ju9a menGHindaRi meReKa meLihaT haL2 yang beLum seHaRusnya meReKa LiaT..
CeRiTa cembuRu yang gag masuk akaL ni emang peRnah keJadiaN di LuaR, tapi kasusnya aNak cewe yang ter0bsesi sama papanya sampe2 dy meRasa bahwa dy la9i hamiL daRi bapaknya. iTu beRdampak hebat bagi psikoLogisnya sampe2 fisiknya dy itu beneR2 kaya iBu hamiL, kecuaLi peRuTnya cuman membengkak segede melon doang..
iNi beneR2 seRius Lo9h.. haRus jadi perTimbangan buaT paRa caLoN2 oRang tua,,