Pengumuman seputar migrasi kemudian.com klik pengumuman. Bagi yang ingin melanjutkan chatting, silahkan klik chatting
Lorong itu terasa penuh sesak. Bau tak sedap menyapa hidung saat melewatinya. sampah-sampah pun berserakan. Disertai pula genangan air hujan yang membaur dengan debu dan tanah sehingga berwarna kecoklatan. Redup cahaya menambah lembab tempat yang cukup jauh dari jangkaun sinar matahari pag itu.
soal penulisan dah OK, tp kekna masih bisa dikembangin nih.. Misal kek alasan mereka berantem. Diperkuat knp kok si Irwan mau ngeladenin dsb dsb.. biar emosi lebih dapet.
kurang dialognya, trus ada beberapa typos loh cc, perhatikan lagi ya.. untuk segi bahasa, sepertinya cass lebih memilih cerpen yang waktu itu cass komen (sblm ini).
lebih diperdalam aksi berantemnya, smangat slalu ya cc..
"Nyokap yang sangat brengsek ternyata. Dan itu penghinaan besar. Yah, lo memang bukan mahluk berharga." <-- agak aneh ya...coba diperbaiki lagi dialognya...
tetep semangat ya.... ^_^
clara,
jika pesan akhir yang ingin disampaikan adalah kesedihan dan hubungan dekat irwan dan adiknya, mungkin di awal cerita perlu digali lagi bagaimana dekatnya mereka, supaya terasa lebih emosional.
Saat mata ini terpejam
Sapuan wajah itu membayangiku
Tenggelam dalam dunianya
Tanpa sebuah warna
Rasa kecewa itu
Bukannya tidak ada
Namun selalu ... lanjut baca
Jalan setapak ini tampak kotor. Daun-daun kecoklatan yang sudah kering berserakan menghias tempatku berpijak. Aspal yang berwarna hitam bahkan nyaris ... lanjut baca
Lorong itu terasa penuh sesak. Bau tak sedap menyapa hidung saat melewatinya. sampah-sampah pun berserakan. Disertai pula genangan air hujan yang memb ... lanjut baca
Butiran pasir putih terhampar indah
Menarik diriku untuk berbaring
Berdampingan dengan orang yang dicinta
Sambil tersenyum menatap langit
Berhiask ... lanjut baca
Langit mulai bergerak menjauhi senja
Menutup setengah kehidupan
Saat itulah mataku terbuka
Sebuah kebohongan yang tersirat
Meninggalkan sebuah ... lanjut baca
Kadang aku berpikir untuk buta, supaya tidak melihat apa yang tidak ingin kulihat
Kadang aku berpikir untuk bisu, supaya tidak mengatakan apa yang in ... lanjut baca
Prolog
Ini adalah sejarah kelam dalam kehidupan rakyat bumi
Tahun 2238
Manusia bumi merayakan kebangkitannya sebagai hari kejayaan internasio ... lanjut baca
Ini surat kelima.. tidak perlu kau tanya pada siapa saja surat itu terkirim? aku sebal membaca surat surat sebelumnya. Di situ aku tampak bodoh, seper ... lanjut baca
WAKTU YANG TAK PERNAH BERUBAH
Aku pulang, batin Karto. Ada kerinduan yang membuncah pada setiap langkahnya dan bertumpuk di dada, menggunung ... lanjut baca
Dirinya tersentak bangun dari tidur ayam ketika dahinya terantuk kaca jendela taksi yang dingin berembun. Cuaca Dublin bulan Januari memang mengerikan ... lanjut baca
Frame 11 : Hujan di musim kemarau Hujan yang turun sejak dini hari itu membuat temperatur udara kota Bandung berada di titik terendah dalam bebe ... lanjut baca
“Karena hujan semalam, aku jadi dapat inspirasi banyak untuk cerita ini yang sudah hampir rampung, tapi aku koreksi kembali. Menjawab pertanyaan beb ... lanjut baca
“Sekarang istirahat dulu ya. Mulai latihan setengah jam lagi”, terdengar suara instruktur tari membubarkan anak-anak didiknya.
Beginilah hari- ... lanjut baca
Ternyata
Siang ini sangat panas sekali, so aku berpikir untuk singgah ke warung kecil dan membeli minuman botol yang dingin n seger ... kayak diikl ... lanjut baca
Pukul lima lewat lima belas. Aku masukkan kartu absensiku ke dalam mesin absen. Langkahku berat untuk menuruni satu demi satu anak tangga menuju lant ... lanjut baca
Pagi ini, kembali aku terpekur dengan kesepianku
Kesepian? Barangkali aneh, karena aku memiliki seorang anak yang lucu, suami yang baik, adik-adi ... lanjut baca
cerita yang menyentuh buat pembaca, pendek namun bisa langsung mengena...enak gaya bahasanya,lugas.
pendek bener, ra..
soal penulisan dah OK, tp kekna masih bisa dikembangin nih.. Misal kek alasan mereka berantem. Diperkuat knp kok si Irwan mau ngeladenin dsb dsb.. biar emosi lebih dapet.
keep writing..^^
kurang dialognya, trus ada beberapa typos loh cc, perhatikan lagi ya.. untuk segi bahasa, sepertinya cass lebih memilih cerpen yang waktu itu cass komen (sblm ini).
lebih diperdalam aksi berantemnya, smangat slalu ya cc..
"Nyokap yang sangat brengsek ternyata. Dan itu penghinaan besar. Yah, lo memang bukan mahluk berharga." <-- agak aneh ya...coba diperbaiki lagi dialognya...
tetep semangat ya.... ^_^
keren
clara,
jika pesan akhir yang ingin disampaikan adalah kesedihan dan hubungan dekat irwan dan adiknya, mungkin di awal cerita perlu digali lagi bagaimana dekatnya mereka, supaya terasa lebih emosional.
@danang: iyah, emang pendek kok ^^
@cass: sipp, aku pasti perhatikan itu
@yufen: yah, aneh yah dialognya? hehe, nanti di perbaiki lagi ^^
@villam: ah, iya sih ya harusnya begitu yah wkwkwk...sip deh villam
@all: makasih yah udah mau baca.
nice to u....
nice & nice