kutulis mendadak setelah baca email dari seseorang
"(1)
Udara mengalir menggesek freon mendesis melewati kisi-kisi berputar melingkupi ruang penuh hembusan membelai dingin.. indah!
(2)
Mata terbelalak nurani terhenyak butakan otak gigi tertangkup lidah lunak terlumat bibir mengering terpelanting.. pecah!
(3)
Berjalan satu langkah maju dua berikutnya mundur mengendur otot teregangkan membelit memutar.. berpalingan!
(4)
Mengejar matahari yang tak pernah berhenti mengoyak bumi inti menyembul gunung hancur menggetarkan laut tenggelamkan kegaduhan.. diam!
(5)
Dengkuran serangga memaki rembulan beranjak pergi memadamkan percik mata hati tak dipercaya tak berdaya menyingkap misteri.. gelap!
(6)
Di kepala peluru bersarang ke dada belati menghujam tangan meremas dalam ciuman dendam kuluman kebencian satu bersebadan… lemas!
(7)
Sombongnya alam terus memutar roda kehidupan menggulung tak terhentikan menyerahku patah untuk diam hingga ada yang membangunkan.. Wassalam!
Warnet 99, 08-03-07
20 : 20 wib
Tag:






