Berita mengenai dukun santet itu sedemikian cepat menyebar. Korban yang bertambah setiap hari, semakin membuat warga desa penasaran untuk menemukan dalang di balik segala keganjilan itu. Aku tahu siapa orang yang paling mereka curigai: istriku.
@Rijon: makasi masukannya. Tp menrtq itu tgantg selera penulis: mau buat crt bnyk konflik/bnyk dialog/bnyk emosi, hehe sok tau bgt yah..Tp skali lg makasi.
@jornabae: bkn bakat om, hanya niat dan smgat dtambah latihan spt ini,he2
@lothar: mslh kendi di awal emg sengaja utk menguatkan dugaan bhwa lasmi emg dukun. Mksi masukanya maz kyknya dirimu hrs menularkan bnyk ilmu pdku (stlh mbca profilmu).
@Zera: motor di dlm perut? aih bneran Ze, jd penasaran crta lengkapnya...
@buayadayat: Mksi ya maz srg mbca tlsan2q..Dtunggu slalu saran N kritiknya.
@Supri x: Makasi bgt ya,dirimu kykny emg setia mbca tlsan2q, jgn bosen yah..dtunggu slalu kritikan, i like it...;p
penulisan lancar,alur bertutur ok,tapi...kejutan yg disembunyikan kurang greng..masalahnya ada yg keceplosan di awal(soal kendi )tiba2 diakui diakhir,mungkin bertutur dr orang k tiga bukan pelaku,lebih mudah utk kejutan-meski kata2 harus lebih banyak..
hehehe.. mungkin karena kau mulai mengenal gayamu yg sinis dan penuh belokan2 tajam kawan.. maka aku sudah mengira endingmu pasti menikung.. ini setipe dengan 'pembantu pencuri: malaikat' mu..
hanya saja ini jauh lebih terbangun dramatisasinya.. keren!
dengan perca-perca kaca di mata ini
aku menulis kalimat perpisahan
meski sungguh hati enggan
namun bisa kah kenangan terulang?
terlalu berat ber ... lanjut baca
sesuap bait penutup
kuhidangkan di piring makan malammu
ada amarah, kebencian pun kerinduan yang berbaur
menyatu
aku tak pernah lelah menyajikan ... lanjut baca
hanya sekedar visualisasi
kau mainkan ilusi
seenak perut membuat asumsi
lalu menghakimi!
kau bukan aku
tak tahu apakah malam tadi aku tidur
at ... lanjut baca
50 ribu saja
mungkin anaknya
akan tetap bernyawa
ahh, karena 50 ribu..
selembar uang yang mungkin ada di
sakumu setiap hari
selembar uang seha ... lanjut baca
pada langkah yang keberapa
tanganmu berhasil menggengam gagang almari itu
dengan sepasang kaki layuh yang gemetar?
perlahan, kau mengatur nafasmu ... lanjut baca
ia mulai menggambar
kotakkotak di tanah
lalu mencari pecahan batu
yang paling pipih
menunggu teman sepermainan
datang menyapa
untuk bertanding
... lanjut baca
/1/
dua bibir yang mengatup
melarang rindu
saling mengadu
agar kita tak bertemu
lagi
dalam ngilu
bukankah pelaminan tidak menunggu
kita
unt ... lanjut baca
Kisah Amalia sudah berlalu lama, aku tak tak perlu mencarinya. Benda-benda peninggalan gadis itu sudah sangat berdebu di sudut ruangan yang tak terjam ... lanjut baca
Februari 2007
Aku mengerutkan dahiku, tanda tidak setuju, aku tidak lupa menekuk wajahku. Apa sih yang mereka tahu?
Laki-laki di sampingku bersu ... lanjut baca
Aku tinggal di sebuah desa yang dapat dibilang masih asri, belum ada gedung-gedung atau bangunan-bangunan yang menjulang tinggi mencakar langit. Di de ... lanjut baca
Atika itu cantik. Entah mengapa kalimat itu begitu mengusikku. Bahkan membuat aku terdiam beberapa saat untuk mencerna kalimat itu baik-baik. Ya Atika ... lanjut baca
Pagi ini langit tampak tak bersahabat, sama seperti kemarin dan kemarinnya lagi. Langit mendung tak ada awan biru yang sejuk di pandang mata. Ma ... lanjut baca
Pada suatu ketika, aku merencanakan untuk menginap di kos yang sebenarnya masih ada sisa waktu untuk kutempati. Aku berencana untuk menginap disana ... lanjut baca
"Pernahkah kau menghitung berapa banyak bintang di langit?"
"Belum."
"Tapi kau akan menghitungnya.."
"Mengapa?"
"Karena kau harus mengetahui seber ... lanjut baca
Qiqi mendengus kuat-kuat untuk membuang sebal yang menumpuk dibahunya. Vian geblek, Vian sableng, Vian mabuk, Vian jelek, makinya dalam hati. Mau jam ... lanjut baca
Omeng : Dosis Obat
Omeng, pria paruh baya yang terus menerus bekerja sebagai nelayan. Hidupnya di kampung, sederhana dan kurang tersentuh moderenny ... lanjut baca
Sejenak aku tertunduk, susana begitu hening dan aku berusaha untuk tetap tenang walau beribu tanya mendesakku untuk memberontak.
Benarkah apa yang ba ... lanjut baca
terduga
tapi nulisnya mulus euy
jauh di atasku lah
cuma tema seperti ini sudah banyak yg ngangkat
itu aja
menarik, hanya kurang detail saja, gaya berceritanya juga apik.
lantas, siapa yg mindahin barang2 itu? bukanya itu harusnya berada di ruangan bawah tanah ?
rInnn ....lama ga jenguk...
tampak aksimu
maaf say baru komen
penyebab konflik yang terjadi masih gak logika neh. suasana hukumannya juga kurang mencekam, coba deh pertajam lg biar pembaca ikut merasakannya.
maaf td aku udh komen berkali2 tp gak masuk mudah2an skr masuk ^^
@Rijon: makasi masukannya. Tp menrtq itu tgantg selera penulis: mau buat crt bnyk konflik/bnyk dialog/bnyk emosi, hehe sok tau bgt yah..Tp skali lg makasi.
@jornabae: bkn bakat om, hanya niat dan smgat dtambah latihan spt ini,he2
@lothar: mslh kendi di awal emg sengaja utk menguatkan dugaan bhwa lasmi emg dukun. Mksi masukanya maz kyknya dirimu hrs menularkan bnyk ilmu pdku (stlh mbca profilmu).
@Zera: motor di dlm perut? aih bneran Ze, jd penasaran crta lengkapnya...
@buayadayat: Mksi ya maz srg mbca tlsan2q..Dtunggu slalu saran N kritiknya.
@Supri x: Makasi bgt ya,dirimu kykny emg setia mbca tlsan2q, jgn bosen yah..dtunggu slalu kritikan, i like it...;p
Terima kasih ya semuanya. Dah. Halah
# Masih sama, masalah deskripsi, coba lebih dipertajam.
# Saran, cobalah untuk membuat cerita dengan konflik yang lebih kompleks.
Hehehe, maap yak comment yg ini singkat, dari HP soalnya!!
penulisan lancar,alur bertutur ok,tapi...kejutan yg disembunyikan kurang greng..masalahnya ada yg keceplosan di awal(soal kendi )tiba2 diakui diakhir,mungkin bertutur dr orang k tiga bukan pelaku,lebih mudah utk kejutan-meski kata2 harus lebih banyak..
hehehe.. mungkin karena kau mulai mengenal gayamu yg sinis dan penuh belokan2 tajam kawan.. maka aku sudah mengira endingmu pasti menikung..
ini setipe dengan 'pembantu pencuri: malaikat' mu..
hanya saja ini jauh lebih terbangun dramatisasinya.. keren!
bakatmu ...duh...alir deras...
Assalamualaikum?
Dikampung Ze banyak tuch dukun santet, motor aja bisa masuk kedalam perut.