"anjrit" (ijinkan ku marah)

50
points
"

hanya sekedar ungkapan kekesalan
pyuh,, buat jiwa yang tak selembut awan

"

masih tersimpan endapan rasa yang mengganjal di kalbu, ketika suara hati terdengar lirih di keheningan malam tak berbintang ingin rasanya kuteriak dengan sora yang memecah gelombang samudera, biar langit tahu akan kekesalan yang meresap di atma, biar gunung yakin bahwa badai akan selalu datang berkunjung setiap saat serta menghancurkan eloknya silhoute pepohonan sang wana itu

jangan tanya kenapa udara tak bisa terlihat soca?
jangan tanya kenapa awan putih berganti hitam?
jangan tanya kenapa air mata berasa asin?
jangan tanya kenapa darah itu merah?
jangan tanya kenapa marah?
jangan tanya kenapa!!

kau ingat ketika mata tertutup derunya debu yang beterbangan, sgalanya menjadi kelabu diantara lelahnya bayangan kesesakan yang terasa berat dipelupuk, hingga tak terasa butiran-butiran air mata mengalir diantara alur-alur wajah menggenangi keindahan semu yang selama ini menipu kalbu, andai darah itu putih mungkin kedamaian akan selalu melambai dengan kelembutan salju, namun sayang darah rupa nya merah hingga dekat detak marah selalu memompa setiap saat

ku telah lelah..
ku merasakan letih..
ku terhempas pilu yang medalam..
kuingin bersandar walau hanya pada satu tiang..
uuuuuugggggggghhhhhhhhh.....

Your rating: None Average: 6.3 (8 votes)
dikirim setengah_jiwa 6 minggu 2 hari yang lalu
Tag: