Teater Malam dan Airmata

HEADLINE NEWS
Bulan berwarna emas malam ini… begitu anggun, hingga permadani hitam langit pun seolah cermin yang memantulkan kemilaunya.
Bulan berwarna emas malam ini… indah sekali. Bukan putih seperti ketika ia sabit, bukan kuning seperti ketika ia purnama.
Tak saban hari Sang Bulan berjenaka dengan warna. Ia biasanya putih… Putih di hamparan langit kelam, hingga fajar merenggut singgasananya, dan memaksa putihnya berdamai dengan cerah mentari.
Tak saban hari Bulan berwarna emas seperti ini.
Andaipun Fajar datang, ia pasti terpesona dengan kemilau baru Sang Bulan.
Ataukah, Sang Bulan berani mengemas, karena ia tahu…
… Fajar takkan pernah datang lagi?
KemudianTimes, 20 Juni 2008

Seekor elang terbang menuju matahari
Ia membawa fajarku dicengkramnya
Dan ia terbang semakin jauh..
Semakin jauh..
Meninggalkanku terkoyak-koyak dalam malam tanpa penghujung

Tak tahukah Sang Elang bahwa aku hidup di hari dan malamku hanya untuk menanti Fajar di esok pagi?
Lalu apa artinya bila Fajarku dibawa lari, malamku takkan pernah pergi,
Bukankah, sama saja aku sudah mati?

Toh hidupku hanya untuk menanti fajar.

Kalau begitu apa indahnya Bulan yang emas ini?
Fajar takkan datang.
Malam masih akan panjang.
Emasnya takkan pernah berganti.
Begitu selamanya hingga aku bosan!

HAHAHA
Mari tertawakan aku! Lihatlah aku yang terpuruk setiap detik menunggu Fajar!
FAJAR ITU TAK PERNAH MENUNGGUKU!
Sialan!
Untuk apa menungguku jika ia bisa bersanding dengan MATAHARI?

Uughh! Aauw! Sakit!
Dijatuhi kenyataan itu sakit! Wow, mirisnya!
HAHAHA! AUW! HAHAHA! DUH!

Berikan padaku ‘Pisau Kenyataan’ itu! Aku mau bunuh diri.
Biar kata Padi, aku bisa jadi bintang…
“Tetaplah menjadi bintang.. di langit… Agar cinta kita akan abadi..
Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini…”

Warning!
This is not another happy-ending-story-for-sale you may found in “Senen Bookstore”. You probably wouldn’t found any happy ending. I even forget where did I leave the ending. What’s the different?

THE END
Jakarta, 20 Juni 2008
Riana andan reski Wink

Rating

64
points
Views: 31 reads
Comments: 7
Rating:
71.1111

Favorites

You have to login to access this feature click here

Flag

You have to login to access this feature click here
mOOel's picture
mOOel at Re: Teater Malam dan Airmata (16 weeks 14 hours yang lalu)
80

Thinking

=D>

Ijonk's picture
Ijonk at Re: Teater Malam dan Airmata (16 weeks 18 hours yang lalu)
70

Setuju sama Adi...

prince-adi's picture
prince-adi at Re: Teater Malam dan Airmata (16 weeks 19 hours yang lalu)
80

keren untuk dipentaskan

kinidannanti's picture
kinidannanti at Re: Teater Malam dan Airmata (16 weeks 2 days yang lalu)
100

Hhmmmmm,,,,,

HAru..

marah,,,

Dalemm...

Seru...

Ditunggu Crita brikutnya...

xaverena's picture
xaverena at Re: Teater Malam dan Airmata (16 weeks 3 days yang lalu)
80

keren,,,
cuman bikin puyeng juga,, aga bingung.
tapi dalem kok Smile

strawcutestraw's picture
strawcutestraw at Re: Teater Malam dan Airmata (16 weeks 3 days yang lalu)
100

Nice story..

hanso's picture
hanso at Re: Teater Malam dan Airmata (16 weeks 3 days yang lalu)
60

yup
aku suka cerita yang mengambil penggalan lagu (ato seluruhnya juga) untuk kemudian jadi ide, kesannya kaya gitu..
cerita seperti ini ngasi kita kebesasan untuk menafsir yang bagaimana, walau aku lebih seneng kalau tahu endingnya (dan tentu saja jalan ceritanya.)