Merah=Meriah [euy!]

Zefa bergidik ngeri ngeliat warna-warni di raportnya semester ini. Langsung kebayang muka mami yang siap-siap menceramahinya. Belum lagi tampang sangar papinya serasa ingin menelan Zefa sampai ke akar-akarnya.

“Hua….!!!!!!!!” Jerit Zeva ketakutan. Sempet terlintas pikiran jelek untuk tidak pulang ke rumah. [Minggat gitchu… kaya pelem-pelem di Tipi]. Tapi untung Zeva masih mau mempertanggungjawabkan semua itu. Ia pun melangkah lesu, pulang ke rumahnya.

“Kenapa merah?!” Tanya mami sambil menatap Zeva tajam. “Begini mi, mungkin bu guru ke’abisan pulpen itemnya. Jadi...“

Mami melotot dan mulai ngomel, “…zXv!!?@Z$xv…!!!…………….”

Abis deh Zeva diomelin nyokap, tinggal tunggu jatah bokap ngomel. Yah… salah Zeva juga sih kebanyakan kluyuran ngalor ngidul.

Zeva masuk ke kamarnya. Duduk termenung sambil ngeliatin raportnya. ‘Kenapa aku bisa separah ini?’ Bisik Zeva dalam hati kecilnya. Ia kembali mengingat-ingat apa aja yang berubah dari dirinya. Cukup lama... dan ia mengakui semua kesalahannya itu. Tapi dia nggak mau larut, ia berfikir sejenak. Lalu tersenyum. Zeva tau Tuhan itu adil.... Maha adil bahkan! Semester ini Tuhan kasih warna merah di raportnya karena selama ini ia lalai, malas, belum memaksimalkan belajarnya dan Zeva sempet nggak nyapa Tuhan. Jarang ibadah, males doa... yah smuanya itu udah Zeva sadari.

Zeva mengambil termenung sejenak lalu mengucap doa.... “God, makasih kalo Kamu udah tegur aku lewat raport ini. Maaf ya God, mungkin kalo Kamu gak munculin warna merah ini, aku nggak akan sadar kalo selama ini aku lalai. Aku janji semester depan aku pasti bangkit lagi, dan semua itu cuma untuk kemuliaanMu. Berkaryalah Tuhan dalam kehidupanku. Amin” Singkat, tapi Zeva percaya Tuhan yang baik itu udah ampuni dia dan dengar doanya barusan. Zeva merasa lega. Kembali ditatapnya merah di raportnya. Ia tersenyum, “Merah meriah euy!!!”

“Zeva………..!!!!!!!!!!!” Jerit papi yang baru pulang dari kantor. Zeva, cewek manis itu menarik nafas dalam-dalam, bersiap diri mendengar omelan bokapnya.

-------------------------udah-----------------------------

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer inol
inol at Merah=Meriah [euy!] (12 years 48 weeks ago)
50

moral of storinya, kamu ngingetin kita semua atas kesalahan2 kita & harus selalu bersyukur sama Tuhan.
* Nama Zefa di paragraf pertama salah ketik ya (pake F bukan V)? :P

Writer mpietzzz
mpietzzz at Merah=Meriah [euy!] (12 years 48 weeks ago)
70

hmmmm
nice sih, tapi kurang greget deh....

Writer Zhang he
Zhang he at Merah=Meriah [euy!] (12 years 48 weeks ago)
70

^^ sikap yang bagus.
Cerita simple! Ah aku suka cerita simple ^^

Ini untuk majalah remaja? Okay lah.

Keep going!

-zhang-