Negri Dibalik Cermin ( 3 )

Pagi hari dan waktu yang sama dengan hari dan jam kemarin. Aku dah rapi neh, kan mau ketemu lovelyne. Bisikku dalam hati sambil senyum-senyum. Aku pake parfum kesukaan ku. Pokoknya aku kaya orang mo ngedate. Rasanya deg-degan campur tegang.
“Kira-kira lovelyne datang gak ya?” tanyaku sendiri. Aku dah gak sabar mondar-mandir dikamar. Gak beberapa lama cermin tua itu mulai berpendar, aku memperhatikan cermin itu dan tiba-tiba.
Sebuah tangan keluar, dengan segera ku raih tangannya dan kutarik keluar dari cermin, hingga..
“Aaaaaaaaaaaaaaaa…”
Gubrakkkkk…
Kami berdua jatuh dan lovelyne berada diatasku. Wajah ku dan dia hanya tinggal 2 cm. Lovelyne tersipu malu
“Maaf…”kataku
“Maaf juga..”Kata lovelyne sambil bangkit dari atas tubuhku. Padahal lama juga gak apa-apa, kataku dalam hati. Aku pun berdiri.
Lovelyne duduk diatas kasurku.
“Kukira kau tak akan datang.” Kataku memecah kesunyian pagi. Lovelyne menatap wajahku dan tersenyum.
“Aku suka aja diduniamu. Berbeda dengan duniaku.”
Aku terus memperhatikan lovelyne yang bercerita entah apa tapi mataku tertuju padanya sampai,
“Apa lovelyne yang datang disetiap mimpiku…?” tanyaku dalam hati. “Sepertinya iya “jawabku sendiri. Aku masih memperhatikannya…
“Benarkan Han?” tanyanya. Aku gelagapan dan mengangguk.
“Ih.. Handy kok senengnya ngelamun aja. Persis Vyrn.” Katanya lagi
“Vyrn..? siapa Vyrn..?” balasku bertanya. Lovelyne tersenyum lagi dan bikin jantungku makin gak karuan.
“Vyrn sahabatku” jawab Lovelyne singkat padat jelas.
“Oh………” sahutku.
“aku gak bisa terlalu lama disini Vyrn menungguku.”
“Boleh aku ikut denganmu?”tanyaku memberanikan diri. Lovelyne tersenyum dan mengangguk.
“Tentu saja boleh. Aku senang dan vyrn juga akan senang. Akan ku tunjukkan negriku padamu. Lovelyne mendekati cermin itu dan mengucap sesuatu cermin kembali bercahaya dan lovelyne menarik tanganku. Aku ikut masuk kedalam cermin.

Aku merasakan getaran yang aneh ketika memasuki cermin tadi. Rasanya seperti berpindah dunia. Aku dan lovelyne berada dilorong, lorong yang sama disetiap mimpiku. Berarti benar gadis itu adalah lovelyne kataku dalam hati. Lovelyne menuntunku hingga keujung lorong disana terdapat pintu gerbang. Kemudian lovelyne membuka pintu itu. Ia pun masuk dan aku mengikutinya. Aku terpana melihatnya, masih asli kaya abad pertengahan. Apa itu cermin mesin waktu? Tanya ku dalam hati. Seorang laki-laki muda menutup pintu itu. Aku dan lelaki muda itu saling berpandangan.
“Vyrn ini Handy. Dia berasal dari dunia dibalik pintu itu.” Jelas lovelyne. Oh ini yang namanya Vyrn kataku dalam hati. Ku ulurkan tanganku dan disambut pula oleh vyrn.
Vyrn dan lovelyne mengajakku pergi dari area itu karena sebentar lagi ada penjaga yang akan berpatroli. Kami bertiga berlali menembus padang rumput yang tinggi. Aku seperti anak kecil yang bermain bebas soalnya padang rumput dah gak ada di jakarta. Awan berarak-arak indah, rasanya nyaman memandang keatas sana. Lovelyne menggandeng tanganku dan menarikku tuk terus berlari. Vyrn mengikuti kami sampai di depan sungai. Jernih sekali airnya, dijakarta boro-boro ada sungai yang jernih. Yang ada sungai berwarna coklat, banyak sampahnya,dibuat tempat tinggal dipinggiran kalinya nanti kalo kebanjiran pemerintah lagi disalahin. Kapan jakartaku gak kebanjiran lagi kalo musim hujan.
Aku berdiri di pinggir sungai memandang pantulan diriku di air, tiba-tiba
“waaaaaaa..”
Byurrrrrrrrrrr…!!!! Aku dah didalam sungai. Lovelyne dan Vyrn tertawa aku pun ikut tertawa.
“Awas ya kalian berdua…!!!” ancamku. Ku beri kode pada Vyrn supaya dia menceburkan lovelyn kedalam sungai dan..
Byurrrrrrrrrrrrr lovelyne pun diceburkan oleh Vyrn.
“Hahahahahahah..!!” kami tertawa bersama-sama. Dengan sadar Vyrn ikut menceburkan dirinya kedalam sungai. Kami bercanda bersama. Aku mendapat teman baru.
“Lihat itu Syne……!” teriak Lovelyne, aku dan Vyrn melihat keatas. Aku terpana ku lihat burung itu bagaikan api berputar diatas sana begitu anggunnya. “Syne..turunlah kemari…!!” teriak lovelyne lagi. Syne seperti mengerti perkataan lovelyne, ia terbang tinggi dan dengan indahnya menukik tajam. Apa ini yang disebut burung api atau pheonix, tanyaku dalam hati. Syne mendarat dengan mulus dibahu lovelyne. Cahaya api yang ada berangsur-angsur memudar. Kulihat kepala syne disandarkan di pipi merah muda Lovelyne.
“Handy ini temanku syne.” Kata lovelyne memperkenalkan syne padaku.
Syne menatapku dapat kurasakan syne menelusuri hatiku yang dalam dan kemudian ia meloncat kepundakku dan mengelus pipiku sama seperti yang dilakukannya terhadap lovelyne.
“Wahhhh..Syne suka sama kamu Hand, buktinya dia langsung loncat kepundakmu. Padahal syne itu agak pemilih berarti dia tahu kalo kamu baik.” Jelas lovelyne. Aku jadi tersipu padahal jujur saja aku gak suka memelihara burung. Baru kali ini aku bisa sedekat dengan burung langka pheonix. Aku belai-belai kepalanya, bulunya yang berwana keemasan membuat Syne makin menawan.
“Dia langsung akrab denganmu Hand.” Kata vyrn
“Iya neh, aku juga gak tahu kenapa.” Sahutku.
Kami asyik bermain didalam air, kadang-kadang syne terbang keatas karena menghindar siraman air dari Lovelyne.
Kresek..kresek…krrakk……
Aku dan Vyrn menoleh ke arah suara dari balik semak-semak, dan
“Aduh……!” ada suara orang mengaduh. “Pelan-pelan..au jangan tabrak aku. Oktyn.” Lovelyn tersenyum dan..
“Oktyn …!!! Ryn…!!! Ngapain kalian disemak-semak…!!!!” teriak lovelyne. Tiba-tiba dari semak-semak keluar dua bocah yang berwajah sama umurnya kira-kira 12 thn satu perempuan yang satu laki-laki. Kedua bocah itu cengar-cengir.
“Kakak Lovelyne curang masa Oktyn dan Ryn gak diajak main.”
Lovelyne tersenyum
“sini kakak kenalin sama teman kakak yang baru.” Kata lovelyne. Kedua anak kembar itu mendekat kepinggir sungai dan..
“Byurrrrrrrrrrrrr…!!!!
“Oktynnnnnnnn…!!! Awas ya nanti ryn balas.”
Oktyn tertawa ngakak melihat ryn tercebur kedalam sungai. Ryn mengenakan celana kulit dan tidak mengenakan baju sedangkan Oktyn memakai baju tanpa lengan dan celana dari kulit. Kalo dilihat mirip-mirip pakaian indian. Tapi ada yang aneh kuping mereka tidak sama dengan kita tapi agak lancip kaya bangsa kurcaci di buku-buku dongeng.
Pokoknya kenal mereka tambah asyik, mereka lucu-lucu. Kita lomba nangkap ikan disungai itu buat makan siang. Tapi nangkepnya pake tangan. Bayangin aja mana bisa aku nangkap ikan pake tangan. Walhasil aku gak dapet ikan satu pun dibandingkan dengan ryn dan vyrn mereka hebat-hebat. Mereka berdua dapet banyak. Oktyn dan Lovelyne mencari kayu bakar, syne asyik menangkap ikan yang dilemparkan oleh Vyrn dan Ryn. Aku memperhatikan tingkah polah syne sangat lucu, aneh tapi aku seneng melihatnya. Akhirnya aku bantuin Lovelyne dan oktyn membuat api.
“Syne…”Panggil lovelyne. Syne menghampiri lovelyne kemudian lovelyne menunjuk kearah tumpukkan kayu. Seakan mengerti apa yang diperintahkan oleh lovelyne syne membuka paruhnya dan
Bhurrrrrrrr..!!
Api keluar dari mulut Syne.
“Waktu bakar ikan dimulai..!!”teriak Oktyn. Kami semua mulai memanggang ikan ala pramuka, ikannya ditusuk di kayu. Kami menikamati ikan bakar buatan sendiri.
"nikmatnya..." kataku. semua tersenyum melihatku yang asyik makan ikan bakar dengan lahapnya tapi ada yang kurang sambal buatan ibu. setelah makan siang kami terus beramin dan
Tidak terasa hari sudah mulai senja.
“Hand, ayo pulang sebentar lagi ada yang berpatroli dan menjaga pintu itu.” Jelas lovelyne. Aku mengangguk, kami berlima berlari diantara rumput-rumput tinggi. Syne terbang diatas kami.
“ayo cepat……!!!! Lihat disana petugas jaga sudah bergerak menuju pintu gerbang itu.” Jelas Vyrn. Kami berlima memacu kaki-kaki kami untuk berlomba dengan para petugas jaga dari negeri storya.
Tiba-tiba dari kejauhan para petugas jaga mempercepat gerak mereka..
“Vyrn mereka telah mengetahui kita……” kata lovelyne
“Syne, ryn kalian ikut aku…” jelas Vyrn.
Akhirnya kami terbagi menjadi 2 kelompok. Aku dikawal Lovelyne dan Oktyn sedangkan Vyrn, Ryn dan syne menghadang pasukan penjaga.
Kami makin cepat berlari tak peduli rasa perih dan sakit dikaki kami.
Aku sempat melihat Syne terbang mendahului vyrn dan ryn menuju kearah para penjaga dan kulihat tubuh syne membara.
“Auuuuuuuuuu..”
Bukk……
Oktyn yang berlari didepanku terjatuh aku berhenti
“Oktyn, kamu gak apa-apa..?”tanyaku dan oktyn menggeleng, ia berusaha bangkit. Lovelyne menoleh dan menghampiri kami.
“Oktyn, masih sanggup berlari?”tanya lovelyne
“Masih..”jawab oktyn
“Bagus mari kita tak bisa sia-siakan kesempatan ini. Nanti keadaannya makin gawat.”jelas lovelyne.
Kami melanjutkan pelarian. Masih terdengar suara pertarungan anatara Syne, Vyrn dan Ryn. Ryn dan Vyrn memiliki kemampuan yang tidak dimiliki manusia biasa. Aku melihat dari tangan Vyrn keluar bola api. Dengan asyiknya Vyrn melemparkan bola api ke arah pasukkan penjaga. Dibantu dengan Syne yang menyambar-nyambar ke tengah pasukan penjaga. Sedangkan Ryn mengeluarkan kilat dari jari mungilnya. Tapi pasukkan penjaga juga gak sembarangan mereka memberikan perlawanan yang cukup berarti. Suara menggelegar memecah langit senja di storya.
Lovelyne,Oktyn dan aku terus berpacu dengan waktu sepertinya ada sebagian petugas menuju ke arah pintu gerbang.
“Wah Gawat..!!! Ayo Hand , Oktyn cepat” teriak lovelyne.
Nafas memburu dadaku, bagaimana enggak aku kan jarang lari kayaknya nafasku dah diujung neh.
“Jangan pingsan, jangan pingsan……Handy gak boleh pingsan”seruku dalam hati.
Lovelyne sepertinya mengerti aku dah kepayahan, tanpa kusadari dia menarik tanganku. Setidaknya badanku jadi agak ringan. Oktyn berada didepan, beberpa ratus meter dari pintu gerbang oktyn berbelok arah. Lovelyne terus berlari sambil menarik tanganku. Kalo ketahuan temen-temanku bisa gawat neh, masa Handy ditarik ma perempuan apa kata dunia persilatan.
Kulihat oktyn mencoba menghadang laju para petugas jaga. Syne tidak tinggal diam, dia terbang mendekati Oktyn yang sendirian. Dengan nyala api ditubuhnya syne terbang rendah diantara para penjaga. Penjaga-penjaga itu merasakan panasnya api dan mereka mencoba menjatuhkan syne dengan tombak mereka tapi syne sangat sigap. Tak satupun dari mereka mengenai syne.
Akhirnya lovelyne berhasil menariku sampai dipintu gerbang.
“aku akan antar handy kembali.”
Aku bantu lovelyne membuka pintu gerbang. Kita berdua memasuki lorong menuju ke kamarku. Sampai didepan kaca tepatnya didepan bagian dalam cermin tua. Lovelyne membaca sesuatu dan kulihat cahaya itu berpendar. Lovelyne menarikku masuk.
Aku dan lovelyne dah berada dikamarku. Aku terkapar di lantai dengan nafas yang memburu. Lovelyne terduduk disebelahku.
Keringat membasahi wajahnya yang ayu, seperti embun membashi bunga-bunga ditaman. Dia terlihat lelah.
Yang kupikirkan bagaimana nasib Syne, Ryn, Oktyn dan Vyrn.
“Merka tahu apa yang mereka lakukan. Semoga mereka baik-baik saja.”Lovelyne menjawab pertanyaan hatiku.

Aku melongo dia tahu apa yang kupikirkan. Lovelyne hanya tersenyum.
“Aku harus kembali ke storya” lovelyne bangkit mendekati cermin
dan mengucap mantra pembuka. Aku gak lihat cermin itu bercahaya, lovelyne membacanya sekali lagi. Tiba-tiba lovelyne ambruk untung aku dengan sigap menangkap tubuhnya. Aku rebahkan di atas tempat tidurku.
“wah pingsan..” kataku sambil memperhatikan lovelyne yang terbaring. Aku ambil handuk kecil kulap keringatnya. Tanganku gemetar……
tak berapa lama kulihat lovelyne membuka matanya.
“Kamu gak apa-apa kan?” tanyaku
“aku gak apa-apa tapi…” jawab lovelyne
“Tapi apa…?”tanyaku penasaran
“Aku gak bisa kembali ke storya….”jawab lovelyne sambil tertunduk
Aku hanya bisa bengong……

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer athadarmawan
athadarmawan at Negri Dibalik Cermin ( 3 ) (14 years 26 weeks ago)
80

menarik..^^

Writer arien arda
arien arda at Negri Dibalik Cermin ( 3 ) (14 years 41 weeks ago)
60

Rien minta komen dan kritiknya..
trims buat yang udah..
yang ke4 lom dapet ide..
harap dimaklum ya..
jadi malu

Writer maniez
maniez at Negri Dibalik Cermin ( 3 ) (14 years 41 weeks ago)
80

mmm...burung phoenixnya jantan atau betina ya..? ayo kirim lagi yang ke 4...

Writer ArSeLa
ArSeLa at Negri Dibalik Cermin ( 3 ) (14 years 41 weeks ago)
50

D..terus berkarya,buat karya yang terindah dan semakin indah..i like your story

Writer sekar88
sekar88 at Negri Dibalik Cermin ( 3 ) (14 years 41 weeks ago)
70

nah baru cerita ketiga tuh dapet masalah yang seru... gimana yagh caranya si lovelyne balik ke storya. Rien sekedar saran, tadi aku sempet bingung soalnya banyak tokoh baru. namanya ituloh kalo bisa yang mudah di baca, sekedar saran loh!^_^