raut benak dimuka cermin

Memantul dari cermin pecah
ia melihat tubuhnya tersayat
sepotong ada sepotong lenyap
seperti atraksi sulap
sim...salabim
bagian badan dan kaki hilang
sedang bagian yang lain ada
walau dalam rupa berantakan
cuma tak berdarah-darah

masih disitu menantang cermin
merenung ia melihat tampang
"hancur banget tubuhku," sesalnya.
mungkin begini wujud rupa
bila benak membunuhku
dengan berkata, "kau tak berguna."

"wah apa jadinya alur hidupku
jika benak berpikir kacau seperti itu" pikirnya dalam hati.
tampilan tak mungkin palsu
cermin selalu berkata jujur
apa yang terlihat, begitulah adanya.

"gak beres ini, si benak harus ku awasi" gumannya
"takkan ku biarkan dia membunuhku dengan pisau kata
yang diambilnya dari jurang maut.
Aku tak mau mati muda, apalagi hidup terlunta-lunta"
pikirnya kemudian.

membelakangi cermin ia pergi
di jalan sepi ia menoleh ke sosok kecil di tepi.
membungkuk memungut ia pun berkata padanya,
"aku tak ingin seperti dirimu, menjadi korban salah urus.
tak bisa tinggal di tempat sebenarnya.
hidup mendebu di jalanan kalut tanpa harapan lalu menjuluki diri,
si kecil tak berguna, dicipta untuk dibuang percuma."
ah naas benar nasibmu bocah kecil,
dalam rupa terbaca namamu dua puluh lima rupiah

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer gadis manis
gadis manis at raut benak dimuka cermin (13 years 12 weeks ago)
100

keren abizzzzzz

Writer jarum suntik
jarum suntik at raut benak dimuka cermin (13 years 20 weeks ago)
90

wuihhhhh mantapppp ooeee. puisi kehidupan yang ditulis dengan elegan. gak percuma aku gabung di kemudian, banyak karya apik disini.

Writer lelap tidur
lelap tidur at raut benak dimuka cermin (13 years 20 weeks ago)
90

ueeenak tenan. sipppp deh. keren mas
ajar aku ya, please.

Writer pistol air
pistol air at raut benak dimuka cermin (13 years 20 weeks ago)
100

topz BGT bro, blajar nulis dimana?
sungguh puisi yang mengingatkan aku pada kesalahan yang sering ku buat. thanx

Writer ch41
ch41 at raut benak dimuka cermin (13 years 20 weeks ago)
100

Tampaknya Abang mencoba bereksperimen dgn bahasa yang lebih bersahaja... dan puisi Abang ini berhasil memukau dgn kebersahajaan-nya... ya, seperti yg dikatakan "takiyo", it's wonderful...

Great Job Abang Feri.. hehe

PS: sori baru bisa mampir, coz sibuk dgan UN...

Writer takiyo_an-nabhani
takiyo_an-nabhani at raut benak dimuka cermin (13 years 21 weeks ago)
80

Wonderful...
Perhatikan pesan, bentuk dan lingkungan untuk mampu memberikan warna pada tema Anda.
So, judul akan lebih mudah mengikuti nantinya.
Ingat2 lagi, oke!

Writer kiki
kiki at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
90

hei BAng tulisanmu
Keren amat yak...

lugas dan kuat
makin mantep aja Bang

Writer zera
zera at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
50

Siip... Bagus banget karya kamu kawan. salam kenal ya..

Writer Shinichi
Shinichi at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
80

ini menyeluruh dan sistematis

nice..

Writer Wilujeng Ratna Ningtyas
Wilujeng Ratna ... at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
70

ga' da kata lain keren

Writer wury-puspitasari
wury-puspitasari at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
50

apa yaa... judulnya.. hehe

Writer feri milano
feri milano at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)

makasih untuk komentarnya. dari tulisan kalianlah saya belajar menulis, sehingga dapat muncul karya-karya yang semakin baik tentunya. hormatku, God bless

Writer buayadayat
buayadayat at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
80

kata-katamu makin kuat kawan.. puisi sosial yg bertabur imaji.. hanya saja duapuluhlima rupiah kurasa nominla yg terlalu kecil, itu saja..

Writer analogycs
analogycs at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
70

manis juga tulisannya bang... per bait katanya tersusun sehingga harmonisasinya kena...

Keep write,

Salam,

Writer birahilaut
birahilaut at raut benak dimuka cermin (13 years 22 weeks ago)
70