Keluhan penikmat macet

Ah..Jam 5 sore...keluhku pada jam tangan arloji yang terbuat dari alumunium yang bau karena keringat yang keluar setelah seharian bekerja...Ah, pulang lagi ke rumah, rumah tapi bukan rumah, tidak ada teriakan ibu menyuruh makan, televisi yang dibiarkan menyala, dan wc yang ribut dengan suara sodaraku yang menyanyi saat mandi...Dan kadang-kadang dia masuk WC tidak untuk mandi, tetapi hanya untuk menyanyi...Ah naik lagi..Naik tapi selalu berdiri..Tak apa..mengalah pada Ibu-ibu tua yang kerutan wajahnya sangat banyak, sebanyak beban yang ia fikirkan...Ah berdiri lagi, keluh dari kaki ku yang sejak tadi pagi di pakai kesana-kesini dan entah berapa banyak kotoran yang ia rasakan...Ah!Lama sekali...Lama!keluhku pada lampu rambu-rambu lalu lintas..Tapi dia tidak mau mendengar, Rambu-rambu itu bekerja atas perintah sistem yang dia anut...Senang rasanya apabila lampu itu kebingungan, ia mulai mengedipkan lampu orange (orens mungkin, karena saya belum tau bahasa Indonesianya ORANGE)...Tapi itu jarang sekali terjadi..Tangan ku mulai memerah dan mulai berbaur dengan bau besi yang ada di bus itu sebagai pegangan tangan...Ah mengeluh lagi...Lihat itu,di sebelah bus ku..Hmm..maksudnya bus kita,bus para pekerja yang baru pulang..Sebuah mobil sedan hitam yang cantik dan sejuk..."kapan saya seperti dia"...itu pemikiran 20 orang lebih yang ada di dalam bus kita, Tapi saya berbeda..saya harus berfikir berbeda.."Kapan dia seperti saya"...Itu yang paling tepat...sembari saya tersenyum dan tidak ada yang mendengar semua keluhanku...Ah akhirnya turun..Berjalan menyebrangi jalan layang yang angkuh dan tua..melewati bapak polisi yang meniupkan pluit seakan-akan menyuruh semua warga kota untuk tidur sehingga ia tidak usah repot berdiri mengatur lalu lintas yang semrawut...Ah semua badanku mengeluh..."KAU PIKIR KAMI ROBOT" katanya...Karena setiap hari diawali dengan semangat dan berakhir dengan keluhan..tetapi hal ini selalu saja di lakukan..."PEDULI AMAT" pikirku, aku masih punya teman, perut dan dompet adalah temanku yang selalu meneriakan ku dengan semangat sembari berkata "AYO KERJA!!KERJA!!SEMANGAT"...dan itu yang selalu menggerakan otakku dan berperang dengan seluruh anggota tubuh ku untuk memaksa diri ini bergerak....

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer satanicide
satanicide at Keluhan penikmat macet (12 years 4 days ago)
40

Narasi yang padat dan rapat. Ada beberapa idiom baru yang ingin dipaparkan.

Writer -riNa-
-riNa- at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
50

Kalau diedit penataannya mungkin bisa lebih baik dan nyaman untuk dibaca.

eyd dan kesalahan dalam penulisan juga diperbaiki lagi. kok jadi penuh kritik gini ya? maaf kalau jadi berkesan menggurui...^_^

Terus berkarya ya!

Writer Angel_the9th
Angel_the9th at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
60

lumayan
Ni karya terbaruku

Keep working guys!!

Writer didin J
didin J at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
50

kaloguebilang, tampaknya ini jalur aspirasi yang baru

Writer em_el
em_el at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
50

curhat?

Writer kesabaran
kesabaran at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
60

bagus .. mungkin lebih bagus kalo tidak satu paragraf ...

Writer Shinichi
Shinichi at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
60

saia suka sinisme kamu

ayo, kita sama-sama belajar

Writer yosi_hsn
yosi_hsn at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
50

Teruslah menulis ^^

Writer Arra
Arra at Keluhan penikmat macet (12 years 37 weeks ago)
60

terlalu di paksakan dalam satu paragraf...coba deh diceritain keadaannya seperti apa. pasti lebih menarik