Ngoceh sendiri

Segelas ashir ashob* mulai basi
Keruhnya tebu seakan mengejek
Dan tertawa melihat lamunanku

Aku melompat mengetuk langit
Dan mengucap, "Hallo ?"
Hanya dengung yang datang
Bersama lalat-lalat liar mengintip di balik jendela

Aku bersimpuh
Mencoba menguping pembicaraan bumi
Hanya gema usang yang terdengar
Bersama kepedihan korban bencana di China

Aku bangkit dan merentangkan tangan
Mengumpan angin agar membawaku terbang
Hanya semilir sepoinya kudapati tersenyum malu
Bersama gemulai dedaunan hijau belajar menari

Perlahan tapi pasti,
Aku rebahkan badan di atas lantai kamarku
Mencoba menikmati kerasnya porselen dingin ini
Bersama kantuk yang kusimpan dari tadi malam

*ashir ashob = jus tebu dari Damiette

Rabea Adawea, suthuh permai 130508

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer _aR_
_aR_ at Ngoceh sendiri (12 years 44 weeks ago)
100

ada..sesuatu yg implisit :D

Writer chinkz
chinkz at Ngoceh sendiri (13 years 10 weeks ago)
80

bagus...

Writer rinitrihadiyati
rinitrihadiyati at Ngoceh sendiri (13 years 19 weeks ago)
70

Cr mu mengolah kata dah keren kawan
Cuma fokus puisimu tdk pada 1 titik
Bingung aku menangkap maknanya??