aku tak peduli

/1/

aku tak lagi peduli pahit ini kucecap
bersama singkap amarah istriku yang gagap

baru kemarin kami hirup parau kemarau
jiwa kami: basah menjelang subuh
dan terluka menjelang fajar

"tahukah kau siapa pemilik tanah ini?"

ada jejak leluhur tertanam di tanah ini
ada sejarah melayah rebah di tanah ini
tertanam bersama pergantian harihari

dan, pagi ini
mereka mengajariku hakikat lapang dada

"tidak! ini bumi tempat matahariku dibesarkan!"

/2/

aku tak peduli seberapa gepok uang yang kau tawarkan
sejak harihari lampau hingga harihari depan
hanya tersedia satu jawaban

"tidak,
cukup bagi aku dan istriku
sepetak tanah buat anakku
kelak mereka bisa menanam candu."

pergilah pembangunan, siasia saja merayu kami
api ini takkan mengerjap padam di hati

"tanah ini bagi kami
bukan sekadar remahremah sunyi
tapi ia pengumpul jejak sejarah
tempat tetumbuhan ditanam bersama darah."

bogor, Maret 2008

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer novhi pahlevi
novhi pahlevi at aku tak peduli (12 years 32 weeks ago)
100

luar biasa

Writer Cinta Kata
Cinta Kata at aku tak peduli (12 years 35 weeks ago)
100

kata-kata yang dipilih emang penuh makna.

Writer panthera tigris
panthera tigris at aku tak peduli (12 years 35 weeks ago)
100

jiwa kami: basah menjelang subuh. sebuah pengungkapan yang sederhana tapi menyentuh.

Writer benz
benz at aku tak peduli (13 years 1 day ago)
90

udah dibahas via chat ya mas..

^_^

Writer cakra
cakra at aku tak peduli (13 years 2 weeks ago)

aku penganggum puisi-puisi dan cerita mu!!
maaf aku tak memberi nilai, karena bagiku puisi ini lebih dari sekedar angka, khas.. gayamu tercipta disini "batistuta"

cakra

Writer zera
zera at aku tak peduli (13 years 2 weeks ago)
10

Puisi yang indah sobat.

Mampirlah ketempat-KU

Writer Pita
Pita at aku tak peduli (13 years 3 weeks ago)
70

puisi yang betul betul bersajak...:)
nice to know you...

Writer Omaru Syahrevu
Omaru Syahrevu at aku tak peduli (13 years 3 weeks ago)
70

ja

Writer dara_Fe
dara_Fe at aku tak peduli (13 years 4 weeks ago)
90

Hebaaat

tapi kaki emang harus tetap berdiri tegak di tanah yang kita cintai!

Writer idehusna
idehusna at aku tak peduli (13 years 4 weeks ago)
100

"mereka mengajariku hakekat lapang dada". bagus ya kata-katanya, bisa buat nulis surat nih

Writer gheta
gheta at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
90

mantab deh...
mas khrisna emang keren. hehehehe...
ajarin dong

Writer kavellania
kavellania at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
100

kasih sepuluh ajah ah... abis bagus banget seh

Writer birahilaut
birahilaut at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
50

terus menulis
rangkai kata-kata sebagai badai sebagai puisi

Writer ikhda ayuning maharsi
ikhda ayuning m... at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
100

Writer ThePretender
ThePretender at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
90

Kesannya, seakan menyindir pembangunan yang tidak mempedulikan di tanah milik siapa ia membangun. Tapi, keren banget. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan sang penulis dengan membaca puisi ini.

Writer argoebie
argoebie at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
80

wow.. keren bro..

Writer prince-adi
prince-adi at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
90

pembaca mengatupkan kedua tangannya ke mulut nih ....

great!!!

"jiwa kami; basah menjelang subuh"
dan yang 4 baris terakhir itu loh....

owh...mas...khas tulisanmu berestetika banget

Writer dewi pujangga
dewi pujangga at aku tak peduli (13 years 5 weeks ago)
90

udah, ah..................bagus bener.