Dalam sepi (1 & 2)

Dalam sepi (1)

Jiwaku melayang pergi
terbang ke langit membumbung tinggi
Tinggalkan tubuhku sendiri
Dalam sepi...

Dalam sepi (2)

Tubuhku masih sendiri
dalam sepi
Ah,
kapan jiwaku akan kembali?

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer otang
otang at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 16 weeks ago)
50

Kenapa qm ciptakan puisi kaya gitu.,.,.,

mengingatkan akan kejadian masa laluQ

enyway
g pa2 deehh.,.,.,

"Salam Kenal"
^o^

Writer amalia_riatristya
amalia_riatristya at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 34 weeks ago)
60

hm.. miss tya, aku gk terllau ngerti mksudnya apa?
hhe. maf miss.. namanya jg br belajar..

Writer lookingup
lookingup at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 37 weeks ago)
70

dalem...

hiks.

Writer Arfin Rose
Arfin Rose at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 38 weeks ago)
50

aku rasa kamu gagal menciptakan 'ledakan kecil' di akhir bait puisi ini (jika memang kamu rencakan sebelumnya...)

Writer langit_septa
langit_septa at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
70

tulisan ini kayak belum disempurnakan aja,, mengambang menurutku..

apa aku aja yang seneng bercumbu dengan kalimat2..

met nulis deh.. mungkin bisa dikembangkan lagi karya ini

Writer Shinichi
Shinichi at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
50

mungkin ada perbedaan antara sepi dan kosong.

salam

Writer Dikna Da Masta
Dikna Da Masta at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
70

Kalau terlalu singkat kadang nuansa yang ingin kita lahirkan jadi berkurang karena eksploitasi makna yang dibawa jadi kurang maksimal. Tapi karya Tya ini tetep bisa dinikmati dengan ringan kok. Tetep semangat ya.

Writer Arra
Arra at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
60

kedua puisi itu benar-benar sepi emosi...belum menggereget...

Writer Al-Abs
Al-Abs at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
70


Wah tak kelihatan sepi sebetulnya

hanya saja kosong

layak rumah tak berpenghuni

karena ku merasa ada kehalusan makna

sampai-sampai terasa maya

dan seperti bayangan

hanya butuh sedikit rasa

agar iya tampak nyata


selamat mencoba :D

Writer khrisna pabichara
khrisna pabichara at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
70

ah, kawan. ada geliat baru menggeliat di puisimu ini. sesuatu yang mungkin baru kau coba, beranak-pinak dalam kata-kata dan kalimatmu.

jangan berhenti menulis, kawan. "aku menunggumu di gerbang kata yang lebih menantang!"

Writer mbahYus
mbahYus at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
50

(1)...kata 'dalam sepi' terlalu banyak diulang..hrsnya jg dipakai lagi dalam isi..cukup sbg judul atau sub judul saja...
Krn terjadi kejenuhan..seakan ga ada kalimat lain (kecuali kalo puisinya panjang agak ndak masalah).
Di sini terlalu kuat hadirnya kata dalam sepi.

(2)..bentuk pembagian semacam itu (ada sub judul)..di sini kurang pas ..krn isi teralu pendek

keseluruhan..kurang dapet nih maknanya...(tp daku tau kok maksudnya)
Emosi sepinya kurang terasa...ini jadi seakan permainan logika ..

Begitu..?

Writer dewi pujangga
dewi pujangga at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
70

setuju aja deh sama kang mas yang di bawah wie ini......hehehe

Writer takiyo_an-nabhani
takiyo_an-nabhani at Dalam sepi (1 & 2) (12 years 41 weeks ago)
70

Assalamu'alaikum. Diksi dan Metafor yang baik untuk dibangun. Hanya saja, gregetnya kurang. Tuangkan saja semua ide dan makna yang ada dalam intuisi kita. Puisi yang singkat memili kepadatan isi dan bentuk yang berbeda. So, jangan ragu untuk menulis.