Bakul

Mengadili demi sebakul nasi
Jubah hitam mengkuliti
Sarapan muka di meja hijau
palu menegak keadilan hirau

Anak Istri menunggu pulang
wanita lain menelepon terang
Harap bawa sebakul nasi
keringat usap dan secangkir kopi dia tak membawa sebakul nasi

Ayen minta soal ujian
Urip butuh sebakul nasi
Barter barang masalah teman
Guru murid saling mengisi

Bisnis bengkel drama tradisi
Jual berlian giat praktisi
Sarjana otak SMU
Anak SMU otak Sarjana S1

Dikebiri sang guru pasi
Anak Istri minta sebakul nasi
Murid baik beri sebakul berlian
Guru meliur liat sebakul berlian

Guru Murid berbaju safari
Korban dari sebakul nasi
Bakul nasi jadi sebakul berlian
Drama jadi tanding alasan

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer darkskie_thedestiny
darkskie_thedestiny at Bakul (12 years 34 weeks ago)
70

trus kamu sendiri, sebakul apa yang kau cari ?
nudis ah puisimu....
tapi asik, sis !

Writer mbahYus
mbahYus at Bakul (12 years 38 weeks ago)
70

Wuekekekek..mang begitulah kayaknya.
semua adalah urusan mengejar kebutuhan sendiri...

Writer dlcortex
dlcortex at Bakul (12 years 38 weeks ago)
100

Hahahaha, betul2. Kata katanya tinggi amat bos. Bner2 puisi luar biasa. Kocak abis, kesindir abis2an, ahahha

Writer jul_ok
jul_ok at Bakul (12 years 38 weeks ago)
50

ni puisi cerita sebakul nasi sangat berisi ni kyakna brcerita tntang realita khidupan skarang yang pnh dgan pemerkosaan batin
intimidasi gtuya slam knal bother