puisi memilih sepi

aku pilih di sini. sendiri. di menara cinta dan ekstase merindu. lagu kemarau dan kidung petani murung, semayup sampai di telinga. kopi dan sepi menemani semalaman.

“sungguh: aku lupa harus pulang.”

aku pilih di sini. sendiri. di labirin sunyi dan berhala bisu. resah pasir dan gelisah pantai. ayo rebah ke pasir basah. dendang nelayan lamatlamat meremang di kuping. senja dan pantai menemani seharian

“sungguh: aku lupa, bagaimana akan pulang.”

di tepi sepi yang paling tepi,aku pilih menepi. ”sungguh: aku lupa mengapa harus pulang.”

pantai losari, september 2005

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Cinta Kata
Cinta Kata at puisi memilih sepi (11 years 39 weeks ago)
100

Bagaimana caranya memilih sepi, agar hati tidak diluruh sunyi?

Writer olief
olief at puisi memilih sepi (11 years 40 weeks ago)
90

senandung merayap menyelusup asa
kata-katamu indah lukisan nuansa
dalam pena kau gores mesra
tikaman di jiwa yang membara
hingga harap semua kan terbuka

mas khrisna, dikau bisa melukiskan nuansa dari hatimu dengan begitu indah, sungguh....

^_^

Writer khatrine
khatrine at puisi memilih sepi (11 years 40 weeks ago)
90

penggambaran rasa yang apik
sangat indah untuk diresapi
kehancuran hati yang bermakna sendu yang tak bisa terpupus

Writer panthera tigris
panthera tigris at puisi memilih sepi (11 years 40 weeks ago)
100

sungguh aku lupa mengapa harus pulang.

penutup puisi yang keren. boleh kenalan mas?

Writer A_eF
A_eF at puisi memilih sepi (11 years 41 weeks ago)
80

rasanya menelusup ke hati...

smangat....

lam knal....

Writer kinkunk-pindut
kinkunk-pindut at puisi memilih sepi (11 years 41 weeks ago)
100

menepi...ya...kadang itu yang terbaik...

hwua......pindut makin berfikir... kapan aku bis menulis sebagus ini?

Writer atmosfir
atmosfir at puisi memilih sepi (11 years 41 weeks ago)
70

bagus...bahasa puisimu mirip seseorang yang aku kenal....

Writer namakutya
namakutya at puisi memilih sepi (11 years 41 weeks ago)
90

Mungin menepi adalah jalan yang terbaik...

Pulanglah ke rumah hatimu...karena disana kau tak kan sendiri...

ps: ah kanda, dinda tak tahu harus berkomentar apa...masa lalu adalah masa lalu, bukan sekarang atau masa depan

Writer zera
zera at puisi memilih sepi (11 years 41 weeks ago)
100

Assalamualaikum

Puisi yang berkarakter dengan diksi yang lembut, membawa suasana hati masuk kedalamnya. Karya yang sangat bernyawa Akhi.

Terus semangat Akhi....

Writer feri milano
feri milano at puisi memilih sepi (11 years 41 weeks ago)
90

lirih. pantai losari! jadi ingat pisang eppe hehehe. lama tak jumpa cess