Dendam

Lalu terkuburlah jiwaku dalam tanah-tanah suci yang membara
Masih terbujur kaku, menggubris lelap yang tak berkesudahan
Sayap-sayapmu menghardikku, memhentak-hentak, kemudian berseteru dengan maut
Mengangalah luka-luka yang terbaring tenang
Meneteslah air-air dari mata-mata yang buta
Membisulah bibir-bibir merekah yang kerap tersenyum
Dan tulilah telinga-telinga yang sering mendengar detak-detak lenguh yang mengadu..

Terjerembaplah aku
Sedalam-dalamnya….

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Satrio_Putrabangsa
Satrio_Putrabangsa at Dendam (11 years 49 weeks ago)
90

REVENGEEEEEEEEEEE.........................

DENNDAAAAM .... GOOO GOOO... I LIKE TO HEARD THAT.......!!!!

Writer ezra
ezra at Dendam (12 years 3 days ago)
80

dendam bukan jalan yang sesungguhnya..

Writer Kinoi
Kinoi at Dendam (12 years 5 days ago)
80

Hmmm...luka bisa menutup & pilu bs sembuh..tp ingatan akan rasa sakit itu akan terus ada..
Nice touch..

Writer zeze
zeze at Dendam (12 years 5 days ago)
70

ya dendam itu akan tidak akan habisnya selama kekerasan hati telah membeku dalam raga..

lam kenal aj

Writer Arfin Rose
Arfin Rose at Dendam (12 years 5 days ago)
100

sebuah puisi yang melewati telah sekian perenungan yang tak biasa...

Writer A_eF
A_eF at Dendam (12 years 5 days ago)
80

terjerembablah aku
sedalam-dalamnya...

yang ini mantab...
kayaknya gmana gtu...

smangat!

lamknaln_n