Dendam

Lalu terkuburlah jiwaku dalam tanah-tanah suci yang membara
Masih terbujur kaku, menggubris lelap yang tak berkesudahan
Sayap-sayapmu menghardikku, memhentak-hentak, kemudian berseteru dengan maut
Mengangalah luka-luka yang terbaring tenang
Meneteslah air-air dari mata-mata yang buta
Membisulah bibir-bibir merekah yang kerap tersenyum
Dan tulilah telinga-telinga yang sering mendengar detak-detak lenguh yang mengadu..

Terjerembaplah aku
Sedalam-dalamnya….

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Satrio_Putrabangsa
Satrio_Putrabangsa at Dendam (11 years 42 weeks ago)
90

REVENGEEEEEEEEEEE.........................

DENNDAAAAM .... GOOO GOOO... I LIKE TO HEARD THAT.......!!!!

Writer ezra
ezra at Dendam (11 years 45 weeks ago)
80

dendam bukan jalan yang sesungguhnya..

Writer Kinoi
Kinoi at Dendam (11 years 46 weeks ago)
80

Hmmm...luka bisa menutup & pilu bs sembuh..tp ingatan akan rasa sakit itu akan terus ada..
Nice touch..

Writer zeze
zeze at Dendam (11 years 46 weeks ago)
70

ya dendam itu akan tidak akan habisnya selama kekerasan hati telah membeku dalam raga..

lam kenal aj

Writer Arfin Rose
Arfin Rose at Dendam (11 years 46 weeks ago)
100

sebuah puisi yang melewati telah sekian perenungan yang tak biasa...

Writer A_eF
A_eF at Dendam (11 years 46 weeks ago)
80

terjerembablah aku
sedalam-dalamnya...

yang ini mantab...
kayaknya gmana gtu...

smangat!

lamknaln_n