The Radioactive Love and Friendship -- Prologue

Prologue: COUNTDOWN ALERT

Semua murid berkumpul di dalam kelasnya masing-masing. Mereka memeluk tas mereka masing-masing dengan erat. Natalie Cordwell, 16 tahun, menatap langit lembayung di luar jendela kelasnya yang berlokasi di lantai 4 gedung sekolahnya. Tampak olehnya hamparan hutan yang berwarna hijau kehitaman karena terkena cahaya matahari senja. Bagi Natalie, pemandangan itu seperti sebuah tanda bahaya dari alam.

Seluruh penduduk Bluehill pindah ke lokasi rumah mereka yang baru sejak 8 bulan yang lalu. Itu merupakan perintah dari pemerintah pusat, karena wilayah pinggiran kota di mana perumahan Bluehill tadinya berdiri ternyata berada tepat di atas sebuah reaktor nuklir tua yang terkubur sedalam 8 km di bawah tanah. Pemerintah takut akan kehancuran yang akan terjadi seandainya reaktor itu meledak—dan karena itulah seluruh penduduk Bluehill dan sekitarnya diungsikan ke wilayah pegunungan.

Tepat setahun yang lalu, pemerintah menerima surat ancaman dari sebuah kelompok teroris yang sampai sekarang belum diketahui identitasnya. Uniknya, mereka meminta pemerintah untuk mengevakuasi pendukuk di wilayah-wilayah yang mereka tulis dalam surat itu—wilayah-wilayah yang akan terkena efek radioaktif jika reaktor di Bluehill meledak. Para teroris itu memberi waktu satu tahun untuk evakuasi. Dalam surat itu juga dikatakan bahwa mereka tidak bermaksud membunuh, mereka hanya ingin menunjukkan bahwa bermain-main dengan nuklir sangat berbahaya.

Tetapi yang membuat Natalie merasa sangat gelisah bukanlah hal itu. 2 bulan yang lalu, muncul sebuah kabar lain yang meskipun tidak jelas sumbernya, membuat seluruh dunia berada dalam kepanikan. Kabar itu mengatakan bahwa pada hari yang sama, di seluruh dunia akan tersebar efek radioaktif, karena semua reaktor nuklir di seluruh dunia akan diledakkan. Hal ini berarti akhir dunia—tidak ada tempat yang aman!

Natalie bergidik ngeri membayangkan apa yang akan terjadi jika kabar burung itu benar. Ia sangat tertarik pada hal-hal mengenai unsur-unsur radioaktif, dan sejak ia mulai belajar Kimia 2,5 tahun yang lalu, ia telah mencari tahu tentang radioaktif di internet dan buku-buku perpustakaan. Ia ngeri jika membayangkan akibat dari bencana itu jika hal itu benar-benar terjadi, karena ia tahu apa yang akan terjadi pada tubuh makhluk hidup jika terus-menerus terekspos radiasi radioaktif.

Tiba-tiba, Bu Foley, guru Kimia, masuk ke dalam kelas Natalie dengan raut wajah yang tegang.

“Berdoalah, anak-anak, countdown akan segera dimulai,” katanya.

Natalie segera memejamkan matanya... dan countdown pun dimulai.

10.

Natalie berdoa dalam hatinya, ”God, please save us.”

9.

Ia teringat akan keluarga kecilnya.

8.

Semua kerabatnya.

7.

Semua orang yang ia kenal di sekolah.

6.

Semua rekan gerejanya.

5.

Semua hamba Tuhan yang ia kenal.

4.

Semua sahabatnya.

3.

Wajah Ryan yang tersenyum lembut padanya.

2.

Natalie dapat mendengar detak jantungnya. Ia merasa sangat tegang....

1.

Dan ingatannya pun melayang kembali ke masa lalu....

Read previous post:  
Read next post:  
80

tegang...mencekam hingga aq lupa tuk bernafas !

90

km tauk ga!!!!!!!!!!!!
aku baca mpe mau ngs n merinding abiz!!!!!
kog bisa!!!!!!!
ajarin dunk bikin suasana mencekam begitu!!!!!!!!!!!
uaaaaaaaaaaaaaaa....:(

70

ceritanya keren! Ide ceritanya bagus! Penggambaran juga sudah cukup baik.

Tapi...entah kenapa bacanya agak bikin sedikit bosan. But, don't know why?

Bdw, ditunggu lanjutannya! Agak penasaran juga sama lanjutannya. Nice ending lho!

hehe.. rasanya aku tau knapa. soalnya semuanya narasi. no dialogue.
aku juga agak bosen bacanya kok.. tapi ini background cerita yang buat aku penting.. kalo ngga dijelasin di prolog ntar banyak yang bertanya-tanya :)

chapter 1 in progress, please wait! thx! :D

80

Ok tuh, apalagi countdownnya, terasa banget...uniknya...;)

Kunjungi pula karyaku ok... thx

makasi kk.. ^^

*bangga karena dibilang unik* ^^

80

yups waktu countdown benar-benar menarik. Tapi meledakkan reaktor nuklir di seluruh dunia... teroris macam apa itu? memangnya tidak ada polisi kah? atau agen rahasia? atau tentara?

hehehe.. kk 145 penasaran ya.. kayaknya kk melewatkan kata "kabar burung" deh.. :D

tunggu klanjutannya yah kk! the story plot's already in my mind.. ^^

bagus2 kayana cerita tentang mimpi ne ato suatu pertanda dalam mimpi tapi bagus kok semangat yah jadiin novelnya

70

Sip . . . sip dari pertama dah kerasa sereme. Efek itung mundur kerasa. Nuklir, radioaktif, dan mutan kombinasi yang bagus. moga-moga ga jadi cerita x-men. salut . . . ayo bikin yang lebih serem lagi

wah kk bara.. suka yang serem-serem ya ^^

tunggu aja kelanjutannya yah.. tapi kayaknya bakal sedikit melenceng dari harapan kk ^^

70

Kelihatannya menarik. Aku paling suka waktu countdown...3..2..1..bersambung...

70

Hmm...masih ditunggu lanjutannya.

arigatou~~~ :)