KoPra...

Hari ini kami praktikum biologi kedua di lab. Praktek kali ini kami diminta untuk mengamati sel tumbuhan dan sel hewan dan oleh karena itu kami diminta untuk membawa beberapa tumbuhan dan juga kodok sebagai hewan yang akan diamati selnya. Itulah yang menyebabkan judul ceritaku ‘KoPra’, yang merupakan singkatan dari Kodok Praktikum.

Jujur, sebenarnya aku paling malas dengan yang namanya 3M tentang kodok, yaitu:
Menangkap, menyentuh, membedah.

Bukannya takut, aku cuman geli dan jijik saja. Kulitnya yang berlendir itu, hi........membuatku merinding.
Untungnya karena aku ketua kelompok aku berhak menentukan apa yang akan dibawa masing – masing anggota kelompok sehingga aku tidak perlu membawanya. Dan untuk membedah nanti aku bisa kembai menunjuk salah satu anggota kelompokku dengan alasan bahwa sebagai ketua aku sudah pasti punya nilai lebih dengan mengatur kelompokku dengan baik dan satu – satunya jalan baginya untuk mendapat nilai lebih adalah dengan aktif melakukan kegiatan praktikum.

Dengan sedikit berdiplomasi akhirnya aku bisa menghindar dari tugas yang berkaitan dengan kodok, aku hanya mengurusi tumbuhan saja. Khu...khu...khu... taktik yang bagus bukan?
Meskipun begitu aku nggak mau kecolongan, karena berdasarkan pengalaman mereka yang disuruh belum tentu cukup bertanggung jawab dalam menjalankan tugas yang telah diberikan kepadanya.
Maka, aku kembali berpikir menemukan alternatif lain. Otakku akhirnya kembali bisa kuandalkan. Pertama kuminta satu anggota untuk membawa kodok, lalu tanpa sepengetahuannya aku menemui anggotaku yang satu lagi dan menyuruhnya untuk membawa kodok dan membesarkan hatinya dengan mengatakan kaulah tumpuan harapan kami.
Awalnya dia tidak mau melakukannya namun setelah mendengar apa yang kukatakan itu akhirnya dia menyerah juga dan mau melakukannya.
Terima kasih untuk guru Bahasa Indonesiaku yang mengajariku memanfaatkan kata demi terwujudnya apa yang kita inginkan.
Tidak sampai disitu, begitu pulang ke rumah aku menemui beberapa anak di sekitar tempat tinggalku dan meminta tolong kepada mereka untuk mencarikan kodok untukku. Dan malamnya aku mendapatkan lima kodok dari mereka.

Aku mulai tenang karena semua perlengkapan telah siap. Semua tugas pendahuluan sudah kukerjakan. Sekarang hanya tinggal menunggu hari h-nya saja.
Pas hari h, aku datang sepagi mungkin agar nggak telat karena kalau telat dikit saja kami nggak dibolehion ikut praktikum.

Semuanya sudah siap, alat dan bahan kami tunjukkan sebagai syarat dapat masuk ke dalam lab. Tugas pendahuluan telah dikerjakan. Sesampainya di dalam lab, kami mnegrjakan satu persatu tugas yang diberikan dimulai dengan tumbuhan. Semua tumbuhan sudah selesai diamati, sekarang saatnya mengamati sel kdoko. Kukira kita sendiri yang akan membedah kodok itu ternyata kodok itu dibedah oleh pengawas dan kami hanya tinggal mengamati sel yang diberikan kepada kami. Kami disuruh mengumpulkan kodok yang kami bawa, ketika kodok kami dikumpulkan kata pengawas tida satupun diantara kodok yang kami kumpulkan tersebut dapat digunakan sebagai objek pengamatan.

Kelompok kami kebingungan, otakku kembali berpikir dengan keras. Kulihat kelompok sebelah kami sudah mendapatkan sel kodok yang harus diamati, lalu kuputuskan untuk melihat sel kodok mereka.
Khu...khu...khu...
Sesekali curang nggak papa kan?
Kuminta anggotaku menyibukkan diri mereka agar tidak begitu ketahuan oleh pengawas lain, sementara aku menjadi mata – mata menyusup ke kelompok lain untuk mencuri informasi.
Misi sukses!!! Aku kembali ke kelompokku dengan jawaban.

Kelompok kami selesai tanpa menggunakan kodok yang kami bawa.
Aku jadi kembali berpikir, kasihan amat tu kodok ditangkap dan ditaruh semalaman di toples tapi hanya bermanfaat seperti free pass card saja.
Maaf untuk keluarga besar kodok di muka bumi ini, terutama untuk Keroro Gunso.
Khu...khu...khu...

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer buayadayat
buayadayat at KoPra... (13 years 13 weeks ago)
70

hehehe jadi inget jaman2 praktikum membedah tikus, yang organ2 dalamnya padahal udah ada di buku2 teori.. manusia memang butuh pembuktian dengan mata kepala sendiri.. :(

aku sebenarnya mengharapkan keseruan dari banyaknya kodok yang dibawa oleh anggotamu, hehehe yang ada tinggallah kepiluan sang kodok cs..

Writer Hetra
Hetra at KoPra... (13 years 14 weeks ago)
80

Kero kero kero kero kero kero kero.....................................................

Writer SnowDrop
SnowDrop at KoPra... (13 years 15 weeks ago)
80

hahuahuahuahuahuhuauahahua :)) ,,
"Maaf untuk keluarga besar kodok di muka bumi ini, terutama untuk Keroro Gunso.

tuh ada komandan hiroro, ntar mahapnya disampein kog :D,,

Writer yosi_hsn
yosi_hsn at KoPra... (13 years 15 weeks ago)
70

jadi inget praktikum waktu jaman SMP.. ^^

Writer hirokakkuen
hirokakkuen at KoPra... (13 years 15 weeks ago)
70

keroro gunsou nggak dari bumi, tapi dari planet keron, giro giro giro

Writer ubr
ubr at KoPra... (13 years 15 weeks ago)
60

Awal Bagus! Tengah Bagus! yang Belakang neh...lebih terasa kalau kamu ceritain bagaimana kamu dapat infonya. Kamu di kelompok lain itu meminta2, mengemis, menyogok, menyuap, menodong, mengedipi pacarmu atau pasang telinga lebar2 buat dapat infonya? kalau ada ini kan jadi lebih sangar.

Eit, jangan lupa juga 3M di K.com...Membaca, Menulis dan Mengomentari...

Writer Yashimori
Yashimori at KoPra... (13 years 15 weeks ago)

makasih tas komentarnya.
saran yang bagus, saya saja nggak kepikiran sampai kesitu.
kau telah membuka kedua mataku.
khu...khu...khu...