saat tulang-tulang hatiku mulai patah

Saat tulang-tulang hatiku mulai patah

Di mana berdiri pun aku tak lagi sanggup

Kurasa akulah Si manusia terbatas

Dengan garis-garis yang bertitik akhir,

kata-kata yang berujung, atau juga perjalanan yang menepi

Sebab aku tak akan mampu mengenali cahaya

Redup, terang, atau sangat terang…semua gelap!

Saat tulang-tulang hatiku mulai patah

Aku akan menelisik kedalam jiwa

Menjadi aku

Yang tak menangis, tak meratap, atau berteriak

Tetapi diam!

Membiarkan sebagian alamku berlarian dan bermain lepas

Di sana, di kehijauan bukit harapan

Yang dikais-kais kaki dan tanganku

Karena aku adalah aku!

Saat tulang-tulang hatiku mulai patah

Dimana tubuhku tetap utuh dan terlihat tegap

Aku ingin membungkuk dalam-dalam

Mengurangi aku yang keterlaluan

Lalu menjenakakan apa-apa yang menamparku

Agar aku lebih aku sampai waktu yang tepat

Sampai dia yang terlahir untukku…

Tiba menemani hidupku!

Jakarta,Rabu & Kamis siang 1 & 2 Sepetember 2004

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Onik
Onik at saat tulang-tulang hatiku mulai patah (12 years 23 weeks ago)
80

Lumayan, tapi enter di setiap kalimat membuatku terganggu :)

Kunjungi aku, thx

Writer openk
openk at saat tulang-tulang hatiku mulai patah (12 years 27 weeks ago)
80

emm....:?

puisimu, merajt. dan kian tak bertepi

keep write ya

salam persobatan

100

keep write

80

Amien

70

ehm..patah hati niy...:D

kunjungi page aku juga ya...

rip8 at saat tulang-tulang hatiku mulai patah (12 years 27 weeks ago)
70

nice kawan.
tapi aku agak ngehh
tulang hati ?
apa kau maksud ?
aku tidak mengerti