tak sempat ku baca

Aku meragu

menatap nisan yang menulis separo namaku

yang kuingat,

aku lebih sekarat dari golongan jin yang bejat

aku lebih bejat dari iblis yang Kau laknat

indera-indera yang kau pinjamkan padaku

tak utuh kukembalikan padaMu

sembilan lubang yang Kau tunjukkan padaku

tak sempat kujaga seperti pintaMu

jika suatu saat, nisan merampungkan menulis namaku

kubur memaksaku

tengoklah aku sehari saja

biar kutatap dan kusentuh wajahmu

kalaupun sehari itu tak bisa membawamu padaku

lantaran durhaka-durhakaku

aku tlah menjadi arang yang terbuang di dasar jahanam

sudikah kau tengok aku barang sedetik saja

kalaupun sedetik itu tak bisa membawamu kepadaku

lantaran dosa-dosaku

barangkali aku tlah menjadi abu

yang menempel di dinding-dinding nerakamu

cukuplah bagiku kau mengingat aku

yang dulu pernah menulis sajak cinta

namun tak sempat kubaca untukmu

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Onik
Onik at tak sempat ku baca (11 years 47 weeks ago)
100

Tepuk tangan sekeras2nya.... horeee... karya kamu yang ini huebaaaaattt!!!

Kunjungi juga karyaku ya, thx

Writer ezra
ezra at tak sempat ku baca (11 years 47 weeks ago)
80

bagus, cuma kurang dirapetin aja baitnya

salam
-sang pujangga fana-

Writer openk
openk at tak sempat ku baca (11 years 47 weeks ago)
80

hebat, berkarakter..

Writer langit_septa
langit_septa at tak sempat ku baca (11 years 48 weeks ago)
90

weee... manis tenan iki...

Writer man Atek
man Atek at tak sempat ku baca (11 years 48 weeks ago)
100

hm ... barangkali
masih ada kesempatan kedua
tunggu ae jez, manteb tenan ki !

Writer echanalukman
echanalukman at tak sempat ku baca (11 years 48 weeks ago)
80

ehm..:(

Writer luna arata
luna arata at tak sempat ku baca (11 years 48 weeks ago)
100

hiks..hiks... pingin nangis...

Writer ditri_andani
ditri_andani at tak sempat ku baca (11 years 48 weeks ago)

great poem.!

mengingatkan kita semua pada kematian.

mengingatkan kita pada dosa yang telah kita panggul selama hidup. .