mengapa hanya pesona luka

bukan senyum kau kulum di kaki senja. menjelang maghrib dan mati lampu, kau seruput air mata dan leluka. langit hitam, rimbun bebintang, rintih bulan, lembab reranting, laronlaron berkelahi meributkan cahaya lilin, dan anakanak berhamburan masuk ke rumah, menegaskan jelaga di matamu

kau tergugu di ujung bisu. “mengapa hanya pesona luka, bukan puncak gairah suka.”

turatea, september 2005

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer vieajah
vieajah at mengapa hanya pesona luka (11 years 39 weeks ago)
100

KEREEEENN>>

HUaaaaaaa... *9imana cara bikinnya..??

La9i eRRoR niy..

Writer andi tafader
andi tafader at mengapa hanya pesona luka (11 years 39 weeks ago)
100

ada beberapa yg kontras menurut saya, sang pembicara....

Writer ezra
ezra at mengapa hanya pesona luka (11 years 39 weeks ago)
100

wew.. puisi lama ya?
wah.. kata2nya itu lo

saya salut dengan puisi anda

salam

Writer arsenal mania
arsenal mania at mengapa hanya pesona luka (11 years 39 weeks ago)
90

:)

Writer dewi pujangga
dewi pujangga at mengapa hanya pesona luka (11 years 39 weeks ago)
90

nice, mas