Keheningan Senja

Warna kapas berubah menjadi memerah
Sang pemberi kehidupan kembali ke kediamannya
Angin berlarian seakan bebas menepuk punggung pepohonan
Hewan-hewan siang kembali ke kediamannya
Hewan hewan malam bersiap-siap untuk berkelana

Rasa indah di hati tiada henti
Betapa indahnya dunia yang diciptakan Allah SWT
Betapa adilnya Ia menciptakan siang dan malam
Menciptakan keindahan saat sore hari
Menciptakan ketentraman saat pagi hari

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer erlangga
erlangga at Keheningan Senja (13 years 2 weeks ago)
70

Betapa kejam orang-orang.

Writer fikripyu
fikripyu at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
70

lumayan puisinya, akan lebih bagus lagi kalo lebih didramatisir

Writer benz
benz at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
10

saya baca sajak sejenis ini di rubrik puisi anak SD di salah satu harian nasional.

Writer Ferrischya
Ferrischya at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
80

nice

Writer prince-adi
prince-adi at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
50

leadfull

Writer Olivierly
Olivierly at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
50

Kurang greget nih...
Keep writing!

Writer penamerah
penamerah at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
70

keep spirit.

Writer echanalukman
echanalukman at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
70

kurang tajam diksinya...
coba kamu pilih2 diksi yang lebih bagus lagi..okay..

Writer a.tohadi
a.tohadi at Keheningan Senja (13 years 3 weeks ago)
50

puisinya datar.. kurang indah nie..