PU!S! MALAM...

Dan kau bertanya, siapakah yang tidak jatuh cinta pada malam?

Aku. Jawabku. Lantang dan jalang
Karena aku adalah matahari
Aku adalah terik yang mengganas
Aku adalah biang dahaga dan peluh urban
Aku adalah keluh kesah jalan bising

puih. malam selalu melankolis
tak layak menjadi sejarah para pejuang, para penakluk dunia
dan tirainya yang pekat, adalah selubung nyaman para pendosa
malam tak pernah memberi ketegasan. setia selalu ia pada samar
yang menyesatkan dan ganjil. Juga provokotor jenius
dengan utopia ketentraman, kedamaian dan kehangatan keluarga

Kau bertanya dengan keras kepala, benar nih kau tidak jatuh cinta pada malam?

Tidak. jawabku tegas
tidak. jawabku tegar
tidak. jawabku...
tidak.
tida..
tid...
ti.....

Ach.., kenapa pula aku kerap merindukan rembulan?

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Al-Abs
Al-Abs at PU!S! MALAM... (13 years 7 weeks ago)
70


maaf sepertinya ada beberapa penggunaan diksi yang kurang tepat. membuat puisi yang kuat ini menjadi terbata-bata membacanya
tapi endingnya memberikan imaji kepada para pembaca
maaf jka tak berkenan

Writer mulan
mulan at PU!S! MALAM... (13 years 8 weeks ago)

yah kenapa pula aku merindukan rembulan??
aku suka yang itu...

Writer ezra
ezra at PU!S! MALAM... (13 years 8 weeks ago)
70

justru aku suka baris terakhirmu itu
karna baris terakhirmu yang kuat sendiri kawan

salam

Writer Arie O
Arie O at PU!S! MALAM... (13 years 8 weeks ago)
60

hmmm... Aku tidak lagi merasakan semangatmu yang khas...

Writer ipenk project
ipenk project at PU!S! MALAM... (13 years 8 weeks ago)
90

Mmmhh.. malam selalu samar, aku setuju. Hampir saja aku terjebak dalam malam.

Aku suka, kawan !

=9, bagus !!!

Writer iroel
iroel at PU!S! MALAM... (13 years 8 weeks ago)
70

bagus, tapi terlalu banyak titik.
jadi agak kurang asyik dibaca..
kunjungi juga punyaku za