Disini, di sudut kota ini ... ( dibawah lampu merah )

Dalam deru raungan mesin bertabu,
dalam penat asap menggumpal pekat,
Ramai pasar, berkoar - koar,

Disini,...
Di sudut kota ini, dibawah lampu merah,
kaki-kaki telanjang, memecah luncah,
panas menjingkat terasa lumrah,

baju satu lekat dibadan,
peluh jatuh, menyeka lumuran badan yang hitam legam,
sambil membawa koran,
aku jajakan di setiap orang yang datang,
tak peduli dewan ataupun pedagang asongan,
demi sesuap nasi, sebungkus roti,
segelas air, sebuah ironi yang aku jalani.

Tapi....
Inilah hidup, yang sudah pasti terjadi
dikala aku meronta mencekik leher sendiripun takkan berarti,
hanya seoggok daging yang mungkin tak berarti,
di mata penjahat2 berdasi yang mengesploitasi kami,
untuk menjadi kumpulan binatang2 jalang
yang tetap terbuang,
ditengah padang gersang, yang dilalui ilalang.

Do'a kami padamu Negeri
Semoga saja nasib anak2 kami tak seperti ini,
pahitnya hidup biar kami yang alami,
tapi jangan anak cucu kami,
semoga saja jaman akan berganti,
menjadi lebih dari sekedar yang kami nikmati hari ini.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
70

pesan moralnya bagus, tapi kata katamu terlalu bertele-tele...

80

seep lah
keren!