Sebuah Takzim Untukmu

Wahai Bintang
Relungku bergetar
Disambut semburat merah di pipi
Kala kupandang lazuardi
Yang tak berseri
Kutahu tak ada bintang yang relang
Yang abadi sepanjang zaman
Karena sang bintang
Hanya Kau Rasulullah SAW
Ya Rasul
Peluhku bercucuran
Mengucap takzim
Seraya menitip pada pencipta
Agar syafaatmu
Menghapuskan muatan dosaku
Aku pengikutmu yang kurang mawas diri
Tapi hartaku tak dapat membeli
Pencipta untuk mengampuni
Hanya kau Rasul tumpuanku
Hanya sebuah takzim
Yang dapat kusampaikan kepada Rasul
Agar di akhirat nanti
Aku dapat bertemu
Memperoleh cahayamu dengan rasa bahagia
Tak terkira
Tak terduga
Bagiku
Hamba yang nista

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer zevavega
zevavega at Sebuah Takzim Untukmu (12 years 20 weeks ago)
80

nice

Writer Wawan Cahya
Wawan Cahya at Sebuah Takzim Untukmu (12 years 34 weeks ago)
80

Good..
Lazuardi aku belum mengerti..

Writer Wawan Cahya
Wawan Cahya at Sebuah Takzim Untukmu (12 years 34 weeks ago)
80

Good..
Lazuardi aku belum mengerti..

Writer Wawan Cahya
Wawan Cahya at Sebuah Takzim Untukmu (12 years 34 weeks ago)

Good..
Lazuardi aku belum mengerti..

Writer vanthea
vanthea at Sebuah Takzim Untukmu (12 years 42 weeks ago)
70

nice...

kerasa...

n amiin..

Writer puncakdewa
puncakdewa at Sebuah Takzim Untukmu (12 years 42 weeks ago)

salam kenal, trims komentarnya, mungkin bisa sekalian masukkannya ya

Writer prince-adi
prince-adi at Sebuah Takzim Untukmu (12 years 42 weeks ago)
70

cukup flowful