Menari Sekali Lagi

Ayo menari
Sekali lagi
Di bawah mentari
Ditemani sepi

Singapore, 2008

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer iin_blue_girlz
iin_blue_girlz at Menari Sekali Lagi (12 years 19 weeks ago)
80

Singkat,tapi bermakna,slam kenal mampir ya d lapakku salam

Writer Onik
Onik at Menari Sekali Lagi (12 years 24 weeks ago)
70

not bad :)

Writer suksmo
suksmo at Menari Sekali Lagi (12 years 24 weeks ago)
80

maksutnya apa ni ? heuheuhe :))

alone but happy ? :)

ya aku akan ikut menari
walau tanpa kekasih hati
................
.............

Writer irwan bajang
irwan bajang at Menari Sekali Lagi (12 years 25 weeks ago)
80

Ayo menari
Sekali lagi
Di bawah mentari
Ditemani sepi

bagiku puisi ini merupakan sebuah ajakan pada diri sendiri (jika aku yang menulisnya)

setuju, kalo puisi pendek itu perlu penekanan pada pencitraannya. Menulis puisi pendek jauh lebih susah dari pada puisi yang panjang... karena dibutuhkan sebuah kepekaan dan ketajaman kata...

salut untuk nda yang sudah memulai....

Writer someonefromthesky
someonefromthesky at Menari Sekali Lagi (12 years 26 weeks ago)
80

Setahu saya, dalam sebuah puisi pendek, yang paling penting adalah pencitraan. Oleh karena itu, usaha si penulis adalah menyusun strategi mencari kata-kata yang paling tepat untuk menimbulkan citra tertentu. Seringkali puisi pendek setelah dibaca menimbulkan tanda tanya, berkesan enigmatik, atau perenungan yang mendalam. Makanya banyak orang yang memfokuskan kekuatan puisi pendeknya pada baris terakhir.

Dalam puisi ini baris terakhirnya cukup menjadi kunci. Kalimat 'ditemani sepi' tampaknya menjadi penentu utama citra 'menari' yang kamu coba tunjukkan.

Writer Bamby Cahyadi
Bamby Cahyadi at Menari Sekali Lagi (12 years 28 weeks ago)
100

Kemana saja sich kamunya Nadya?

Writer d757439
d757439 at Menari Sekali Lagi (12 years 29 weeks ago)

semuanya iiiii

mawar_hitam at Menari Sekali Lagi (12 years 31 weeks ago)
50

kenapa harus hanya sekali
aku ingin melihatmu menari berkali kali
hingga lupa diri

salam

kunjungi kami
http://lembahkasih.page.tl/sastra-.-~-.-antropologi%40yahoo-.-com.htm