"MAAF..."

“MAAF…”

Ya, cuma itu. Singkat, tapi kuharap kamu mengerti. Bahwa “bodoh” adalah nama tengahku dan penyesalan selalu tersebut di akhir.

Egoku yang membunuh penerimaan, pengertian hancur, lalu tinggal aku dan kamu yang berseteru.

Jadi ragu, ingin tahu

Apakah kau bertahan… atau mungkin ingin lepas dariku?

“MAAF…”

Itu adalah kata terakhirku, peluru terkahir yang aku punya untuk menembus hatimu. Mungkin tak kuat, mungkin tak hebat.

Tapi hanya itu yang aku punya….

Untuk kamu… Untuk cinta.

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer aphrodite
aphrodite at "MAAF..." (10 years 11 weeks ago)
80

wow, kata2nya puitis :D
suka banget ama

Quote:
Bahwa "bodoh" adalah nama tengahku dan penyesalan selalu tersebut di akhir.

salam kenal ya :)

Writer Nonix
Nonix at "MAAF..." (11 years 26 weeks ago)
80

aduh jangan gitu dong kak

Writer chia
chia at "MAAF..." (11 years 26 weeks ago)
80

:)

Writer nightwisher
nightwisher at "MAAF..." (11 years 26 weeks ago)
80

kata sederhana tapi terasa tepat..nice poem sob....