elegi kelopak mawar putih

rapuh kelopak mawar putih
berdiri tegak menahan terpa badai
masih ingin bicara
masih ingin merajut kisah

mungkin besok
atau mungkin hanya kemarin saja
dan nanti berserak diinjak waktu yang berlari

asa menggantung kelopak mawar putih
menanti dalam remang dingin menggigil
masih ingin bicara
masih ingin merajut kisah

meski celah tak jua terlihat

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer the_hide
the_hide at elegi kelopak mawar putih (11 years 43 weeks ago)
80

ia bagus.
setiap penulis emang punya gaya sendiri.
dan mungkin kamu lebih suka memberikan kesimpulan daripada
membiarkannya menggantung dan jadi misteri.

Writer cupupart1
cupupart1 at elegi kelopak mawar putih (11 years 44 weeks ago)
80

puisi km bagus tapi aku suka bila baris terakhir tdk ada krn rasanya lebih enak, tapi itu hanya menurutku aja kalee yah

Writer marialaksmi
marialaksmi at elegi kelopak mawar putih (11 years 45 weeks ago)
80

bagus, nice poem

Writer purnama_semeru
purnama_semeru at elegi kelopak mawar putih (11 years 45 weeks ago)
100

bagus..

Writer navigator
navigator at elegi kelopak mawar putih (11 years 45 weeks ago)
80

ak suka bait ke-tiga.

coba diakhiri di situ saja. tanpa baris terakhir yg sendirian itu. ya,, masalah selera saja sih.

Writer angeaja
angeaja at elegi kelopak mawar putih (11 years 45 weeks ago)

hhmmm... mungkin itu masalah kebiasaan.
puisi2ku sering ditutup dengan kalimat kesimpulan kyk gitu
dah sering d protes siy, tp selalu saja mengalir seperti itu waktu nulis. hehehe..^^
btw, thanks bwt masukannya