Tersungkur Darah Palestine

Secangkir coklat sudah tak nikmat
Dentuman peluru berbisik risih
Kepada kepala penjaga kesucian

Segar darah bercampur jeritan
Menjadi pembuka kebiadaban agresi
Derita Palestine tak berhenti

Menggenang segar air kemerahan
Udara yang tenang telah menghitam
Dan batu berderu menjadi debu
Bendera jihad berkibar berlumur peluh

Sedang aku tersungkur lupa makna
Ketika engkau terluka, maka ku terluka
Engkau bergerak, aku masih menyepi
Terdiam bak tak punya arti

Surakarta, 28 Oct 2009
http://www.amierchan.co.cc/
http://www.tanpanamakita.co.cc/

NB:
Untuk kalian yang paling merasa suci dengan harokahmu!
Untuk kalian yang merasa ahlu sunah!
Untuk kalian yang berkiblat pada MUI!
Untuk kalian yang punya hati tak peduli dan tak bernyali!

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer Ly_just_a_named
Ly_just_a_named at Tersungkur Darah Palestine (11 years 37 weeks ago)
100

nice poet..
tapi nb nya..... hmm.. kyk yng gy kesel
heuheu..
lam kenal

Writer jayhawkerz
jayhawkerz at Tersungkur Darah Palestine (11 years 50 weeks ago)
90

wow. :)

Writer Anosuke Sagara
Anosuke Sagara at Tersungkur Darah Palestine (11 years 51 weeks ago)
90

mangtabs, feelnya dapet.

Writer race sky
race sky at Tersungkur Darah Palestine (12 years 6 weeks ago)
90

apa yang telah kau lakukan....
puisinya bagus....

salam....

Writer purnama_semeru
purnama_semeru at Tersungkur Darah Palestine (12 years 6 weeks ago)
100

aku suka puisimu,
Nb-nya ngeri ah