Mengitari Taman Bunga

di punggung tegak
sandaran pipi melembut rasa
mentari berjanji senja
mengitari semerbak warna

saat sendiri tergugu di bangku sepi
senyum iri untuk bapak dan tuan putri

dulu aku punya
perca kenang bersamamu di tempat serupa
di punggung tawa
pun mentari tak sanggup sentuh dasar makna

sedang engkau suka perolok resah
meski ibu keliru
menanak nasi berbumbu gundah
pun terus berlalu
ketika sarapan ingkar dicumbu lidah

tanpa tanya
masihkah kita berteman bundaran taman
sekalipun tak ada bubur untukku
:kopi hangatmu
setiap pagi kita terbangunkan

dan aku mendiam
pekik tanpa tenang
kenapa ibu tak kunjung
:pulang

erri, Jan '10

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer hideyaki
hideyaki at Mengitari Taman Bunga (11 years 31 weeks ago)
100

terhanyut :)

Writer Rf. Yanuar
Rf. Yanuar at Mengitari Taman Bunga (11 years 32 weeks ago)
100

Huahua, sepertinya makin lama kau itu makin membingungkan lho. Aku seperti melihat dua orang yang membentuk satu karakter, dan semua tercermin pada puisi - puisimu. Siapakah dia: Erri Ferrischya ?
Aku sampai takut. Hi hi hi hi.
Boleh kabur?

Writer Shinichi
Shinichi at Mengitari Taman Bunga (11 years 31 weeks ago)

balas akh

Ahak hak hak

Writer layya16
layya16 at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)
80

YEAH

sayangnya saya cm punya 4 jempol.

wkwkwwkwwkwk

rip8 at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)
100

hahhahah halo eri lama tak bersua ya kita wkwkkwkw

Writer Ferrischya
Ferrischya at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)

hehehe. kamu itu kok bisa banyak kesalahan yang tak perlu deh. nama erri pakai r dua kali, rip. :)

kemana aja selama ini? sibukkah? hehehe

Writer ariv
ariv at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)
80

wow, aku takut ketinggian

Writer Ferrischya
Ferrischya at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)

ngga tinggi kok

:)

Writer alif fatahillah
alif fatahillah at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)
80

kereeen. ga perlu diulas lg. ga ada cacatnya. ^_^

Writer samalona
samalona at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)
100

Saya menikmati membaca ini. Karakternya kuat.

Writer Chie_chan
Chie_chan at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)
90

erri xDDD... rasanya chie kagum sekaliii. hyahahahahah :D

Writer pratminiwidyana
pratminiwidyana at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)

Musti belajar banyak dari erri...

Writer Ferrischya
Ferrischya at Mengitari Taman Bunga (11 years 40 weeks ago)

eh. sama-sama belajar, mbak :)

Writer Ferrischya
Ferrischya at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)

becanda yach, om?
hehehe.

selamat datang di dunia erri :)

Writer Ga4bloo
Ga4bloo at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)
90

saya kagum sama puisi ini..
saya sndiri, klo sdang mengejar rima, ga bisa bikin puisi yg sgini enak..hmmhmmm...
dan memang ga terlalu suka puisi bikinan org yg mengejar rima..apalagi yg maksa..
..
tp yg ini bisa menangkap hati saya..dan dibacanya pun enak..

Writer Ferrischya
Ferrischya at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)

terima kasih komentarnya.

salam menulis

:)

Writer Ferrischya
Ferrischya at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)

:)

terima kasih atas komentar teman, kakak-kakak dan abang-abang semua. hehehe. erri mencoba menulis. dan untuk semangat itu, erri sangat menghargainya. mari belajar menulis bersama-sama. termasuklah itu tiga di dalamnya, membaca, menulis dan mengapresiasi.

erri akan mampir ke tulisan-tulisan lain setelah erri punya cukup waktu untuk online. hehehe.

pasti

met sore

Writer fairynee
fairynee at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)
80

Wajar saja, ada yang terinspirasi menulis puisi untukmu.
karya2mu keren.
^^

Writer Yugata
Yugata at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)
90

Erri, sepertinya aku harus membaca semua karya-karya indahmu.

Writer Albayani
Albayani at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)
100

Ngikut mbak laila; Salut! salam

Writer laila
laila at Mengitari Taman Bunga (11 years 41 weeks ago)
100

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

dan lalu mentari yang hangat
kemmbali membangunkan kita
dari lelap
lalu seketika kita kembali mengingat
segala yang tergurat
pada lembaran waktu
yang telah terlewat...

puisimu sungguh indah sekali...aku suka sekali :)
Bravo untukmu :)

selamat berkarya