Sebuah puisi yang tak tahu dari mana datangnya

kau ditolak oleh langit lagi malam ini
bahkan saat kau duduk tengadah semalaman
dan kau rasakan mata-matamu rontok dari celah-celahnya
yang darinya kau sangka darah segar mengalir, namun air matamu berhasil menipumu kali ini

lalu esoknya lagi kau berharap langit menerimamu sebaik-baiknya
harapan sudah kau jadikan biji-biji tasbih, kemudian kau pelintir pelan-pelan oleh jemarimu
sayang kau bukan Nabi atau Tuhan
kau tak punya Tuhan dan sepasang surga-neraka buatanmu sendiri

karena itu kau terus berdoa, berdoa, berdoa
"Bukankah Setan sendiri pernah berdoa agar abadi dan hampir dikabulkan?" ujarmu memelas

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
100

nice..

100

c0oL :D

terima kasih! :D

100

salam anak baru main kecapi :D

salam dari anak baru pemain harmonika! :D

90

"Bukankah Setan sendiri pernah berdoa agar abadi dan hampir dikabulkan?"... Salam

100

yo yo yo!