diriku, sekarang.

sekat-sekat ini terus mencekik
dengan nada-nada yang kian pekik.

aku tak bisa
menemukan sebagian yang pecah itu
seluruhnya telah kehilangan arah

dari matanya, aku selalu tahu
cahaya itu kelabu
dan maknanya
terhadapku.

lalu terjepit
dalam kebohongan-kebohongan yang aku rancang
lalu terjerat
dalam asa-asa dan sesal, yang berkelut-kemelut.

rasa ini tak dapat ditepis lagi
ya, aku takut.
tak bisa lagi temukan aku
kembali seperti dulu

Read previous post:  
Read next post:  
Be the first person to continue this post
Writer adie_ebook
adie_ebook at diriku, sekarang. (10 years 50 weeks ago)

dalem banget,,,,,,,

Writer T.Y Nugrohoo
T.Y Nugrohoo at diriku, sekarang. (11 years 23 weeks ago)

??? aku belum bisa nemu penjiwaan dari puisi kamu. seakan-akan kamu nulisnya asal aja, asal jadi, asal berima, asal puitis dsb. sayang kalo tema yang diangkat itu tidak kamu garap maksimal

Writer ichadjah
ichadjah at diriku, sekarang. (11 years 34 weeks ago)
80

bagus . dalem eiih .

Writer prima
prima at diriku, sekarang. (11 years 34 weeks ago)

lebih suka nulis puisi soalnya :)

fhydha099imutzz at diriku, sekarang. (11 years 34 weeks ago)
100

Aduh puissi mulu sih??