Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven

Di sebuah ruang dojo di kediaman keluarga Matsuzaka, Andy terlihat berdiri di tengah-tengah ruangan sambil menatap Guardiandrive di genggamannya. Lalu ia tempelkan benda itu di bagian depan pinggangnya.

“ Henshin!” ucap Andy sambil menekan tuas yang terdapat di benda tersebut.

Anehnya sama sekali tak terjadi sesuatu yang menarik setelah ia melakukannya. Bahkan wujudnya sendiri pun tak berubah sama sekali. Dengan perasaan dongkol ia membanting Guardiandrive ke matras dan ia merebahkan dirinya sendiri sambil menatap langit-langit dojo.

Sudah sebulan berlalu semenjak ia mencuri Guardiandrive, dan semenjak itu pula ia mulai melatih tubuhnya agar dapat mengimbangi kekuatan Ndyw. Jika ia mengingat kejadian malam itu, rasanya ia ingin sekali menghajar dirinya sendiri. Betapa memalukannya tingkah lakunya saat menghadapi Code Monster No.83. Setidaknya kini, ia telah melatih fisiknya agar tak terlalu memalukan seperti sebelumnya.

Sudah beberapa kali ia menyusup ke pameran teknologi yang di sponsori oleh JIS, namun tak ada satupun benda yang dirancang oleh kakaknya atau yang terdapat pada catatan kakaknya. Berita mengenai si pencuri bertopeng pun di siarkan besar-besaran. Tak sedikit sosok si pencuri itu tertangkap kamera CCTV, hanya saja yang terekam cuma sosoknya yang mengenakan topeng wajah putih.

Code Monster pun sama sekali tak terdengar kabarnya, ia hanya bertemu sekali dan itu pun yang terakhir kalinya semenjak sebulan yang lalu. Tak ada yang berubah atau istimewa setelah ia menjadi kamen rider Ndyw. Pola kehidupannya masih seperti sediakala dan normal, hanya jadwal latihan fisik yang jarang ia lakukan kini ia lakukan jauh lebih rutin.

Seorang pria setengah baya memasuki ruang dojo dan memberikan selembar handuk kepada Andy. Lalu ia membuka lembaran catatan pada buku yang ia pegang. “ Tuan Andy, setengah jam lagi pelatih juru tembak akan datang. Lalu tuan besar memintaku untuk mengingatkan agar tuan Andy menghadiri rapat pemegang saham nanti siang.” Ucap orang tua itu.

“ Lagi-lagi, kenapa jadwal hari mingguku pun padat seperti ini, paman Sou? Apa tak bisa di batalkan beberapa?” tanya Andy penuh harap.

“ Sayangnya tak bisa, tuan. Saya tak berani menentang kehendak tuan besar.” Ucap paman Sou.

“ Semua kehendak ayah ya?” ucap Andy murung. “ Selalu saja gara-gara ayah, bahkan ibu pun,,,”

Paman Sou menghampiri Andy dan mengusap punggung pemuda itu sambil tersenyum pada Andy. Di rumah itu hanya paman Sou-lah yang selalu memperhatikan Andy semenjak kakaknya meninggal. “ Ayah tuan sebenarnya sangat sayang pada tuan Andy, hanya saja sifatnya yang kaku dan keras membuatnya tak bisa leluasa mengungkapkan perasaannya itu. Apalagi kini hanya tuan Andy-lah satu-satunya harapan dan penerus beliau, beliau ingin semua yang terbaik untuk tuan Andy.” Ucapnya sambil berjalan menuju pintu keluar dojo. “ Jadi, tak ada kata bolos ya tuan.” Paman Sou tersenyum pada Andy sambil menundukan.

Setelah selesai mandi dan membersihkan diri, Andy duduk di meja makan khusus untuk dirinya. Ia sama sekali tak mau makan di ruang makan keluarga, karena ruangan itu terlalu besar dan terasa terlalu formal. Jadi semenjak lima tahun lalu ia meminta sebuah ruangan yang menghadap ke sebuah taman dan ingin ditata selayaknya ruang makan pada umumnya yang hanya terdiri dari meja, kursi, beberapa kabinet, dapur bersih, kulkas dan sebuah televisi.

Sambil memakan sarapannya ia membaca sebuah koran dengan headline yang membuatnya tertarik. Berita utama koran itu membahas tentang penemuan prasasti yang menceritakan kebudayaan jaman prasejarah yang sangat tinggi, bahkan terlihat ukiran-ukiran helikopter, pesawat jet dan kapal selam pada batu prasasti. Tentu saja secara logika itu tidak mungkin, dilihat dari umur prasasti yang sudah mencapai ribuan tahun yang lalu, sedangkan teknologi itu sendiri baru diciptakan pada awal abad dua puluh.

Ada beberapa tulisan yang menarik perhatiannya, yaitu tentang kata ‘code’ dan ‘monster’ yang terlihat menyebar di tulisan artikel. Meskipun kedua kata itu tak berdempetan pada artikel, dan terpisah-pisah tapi tetap saja membuat Andy penasaran. Mungkin akan berbeda kejadiannya jika ia sama sekali tak pernah mendengar kedua kata tersebut dari monster yang ia kalahkan sebulan yang lalu.

“ Code Monster,,,” ucapnya pelan saat berpikir mengenai isi artikel tersebut. “ Apakah ada hubungannya dengan monster malam itu?” Andy langsung mengambil remote dan menyalakan televisi. Hampir semua stasiun televisi menyiarkan berita yang sama dengan artikel koran.

Akhirnya ia memutuskan untuk menonton Nigon tv, kebetulan di acara itu terdapat squad JIS sebagai narasumber. Di acara itu, orang JIS mengatakan bahwa kebudayaan manusia sangat tinggi pada jaman dahulu hingga akhirnya bencana menghancurkan mereka dan membuat peradaban manusia kembali ke titik nol.

Entahlah, apakah yang diucapkan pria itu benar atau hanya kamuflase semata. Hanya saja kini Andy memiliki anggapan baru bahwa JIS memiliki keterkiatan dengan Code Monster, baik langsung maupun tidak langsung. Untuk menyelidiki JIS ia harus mendekati kenyataan Code Monster, begitu juga sebaliknya ia harus mendekati kenyataan JIS untuk menyelidiki Code Monster.

Sore menjelang sangat cepat hari itu, Andy berjalan-jalan di jalan kecil setelah rapat pemegang saham yang dihadirinya telah usai. Meskipun Andy merupakan orang penting dan pemegang saham terbesar di Digital Corporation – perusahaan yang menggeluti dibidang perangkat lunak terbesar di Jepang yang juga anak perusahaan milik Matsuzaka Kousuke, tapi ia sama sekali tak ingin diperlakukan istimewa. Sampai saat ini ia masih berusaha hidup normal seperti anak SMU pada umumnya. Peralatan yang selama ini ia gunakan untuk menunjang aksinya pada hari itu pun ia produksi dengan bantuan para peneliti Digital.

Langkah Andy terhenti pada sebuah rumah makan kecil dengan tulisan ‘Bistro’ di dekat pintu masuknya. Begitu pintu dibuka, tercium aroma masakan yang sangat menggugah selera. Andy memang sering makan siang di tempat itu, apalagi ia sudah sangat akrab dengan pengelolanya.

“ Selamat datang.” Ucap seorang wanita muda yang mengenakan celemek bunga-bunga. Wanita itu bekerja di restoran ini sudah sangat lama sekali.

“ Seperti biasa, kak Hiyori.” Ucap Andy memesan makanan.

“ Sayang sekali hari ini persediaan makarel telah habis. Kagami lupa membelikan stok hari ini.” Ucap Hiyori saat masuk ke dalam dapur.

“ Arata ternyata masih kikuk ya.” Ucap Andy sambil tersenyum.
“ Harusnya kak Arata kan?” ucap seorang pria yang tiba-tiba keluar dari dapur restoran. “ Aku ini lebih tua darimu!”

“ Baik, baik paman Arata.” Ucap Andy sambil memainkan sendok yang disediakan di atas meja.

“ Kau memang tidak ada lucu-lucunya!” ucap Kagami yang langsung masuk kembali ke dapur.

“ Tentu saja, aku sudah bukan anak kecil lagi kan?” Pandangan mata Andy langsung teralih pada papan hitam tempat biasanya menu hari ini ditulis. “ Hem, tak ada yang aku inginkan selain itu.” Ucapnya dengan nada lemas.

Hiyori keluar dari dapur dengan membawa nampan berisi mangkuk dan menghidangkannya di atas meja Andy. Mangkok yang berisi tumisan kol dengan daging sapi. “ Makan ini saja.”

“ Tapi aku kan tak suka kol.” Ucap Andy dengan nada pasrah.

“ Nenek pernah berkata ‘ Janganlah suka memilih makanan yang kau sukai dan tak disukai. Seluruh makanan memiliki kebaikan yang sama.’ Jadi kau harus menghabiskan masakan yang telah dimasak dengan susah payah oleh Hiyori!” ucap seorang pria sambil mengacungkan jari telunjuknya ke atas.

“ Baik.” Ucap Andy pasrah, jika pria yang bernama Tendou Souji telah berkata demikian maka harus dituruti, salah satu pria egois yang Andy kenal dalam hidupnya. Meskipun begitu mereka berdua berteman sangat akrab.

“ Bagaimana perkembangan penyelidikanmu?” tanya Tendou.

“ Nihil, aku belum mendapatkan petunjuk sedikitpun tentang keterkaitan kakakku dengan JIS.” Ucap Andy sambil menyendok tumisannya dan memakannya. “ Enak!” Ekspresi Andy seperti terkejut begitu mengetahui makanan yang ia tidak sukai bisa menjadi seenak ini.

“ Berhati-hatilah saat bertindak. Setelah ZECT dinyatakan ditutup, JIS merupakan satu-satunya organisasi keamanan yang dimiliki pemerintah. Aku rasa keamanannya pun akan jauh diperketat dari saat sebelum penutupan ZECT.”

“ Aku juga berpikir seperti demikian.” Kata Andy dengan suara lemah.

“ Bagaiaman dengan Guardiandrive? Apa sudah selesai diperiksa?” tanya Tendou.

“ Selama satu bulan ini aku mengeceknya dengan berbagai cara, hanya saja hasilnya masih nihil.” Ekspresi Andy langsung terlihat lemas.

“ Nenek pernah berkata ‘ Janganlah kau menyerah hingga batas pengakhiran, karena jika kau menyerah maka kau tak akan melihat akhir tujuanmu yang sudah ada di depan mata.’ Jadi jangan sampai berhenti hanya gara-gara ini.” Ucap Tendou sambil mengacungkan jari telunjuknya. Andy langsung mengangguk tanda ia setuju dengan Tendou.

Andy mengambil selembar uang dari dompetnya dan meletakannya di atas meja, setelah itu ia bangkit dari meja. “ Terima kasih atas jamuannya.”

Hiyori yang melihat itu langsung menghampiri Andy dan mengembalikan uangnya. “ Sudah kukatakan berulang kali, aku tak mau menerima uang darimu. Kau bukan pelanggan di sini.” Ucapnya dengan nada serius.

Dengan canggung Andy menerima kembali uangnya, setelah mengucapkan terima kasih ia pergi meninggalkan restoran dan berjalan menuju rumahnya. Sore itu senja semakin memerah dan indah, sebenarnya Andy tak menyukai hal sentimentil semacam ini, hanya saja jika melihat senja sore ia teringat dengan kejadian terbunuhnya ibunya. Tiba-tiba langkahnya terhenti, jalannya mulai tak seimbang dan sempoyongan.

“ Terbunuhnya ibu? Bukankah ibu meninggal akibat sakit karena kelelahan? Kenapa aku memiliki pikiran kalau ibu terbunuh?” ucap Andy pelan. Ia bersandar pada dinding sebuah rumah, kepalanya semakin terasa sakit. Bayang-bayang samar mulai memasuki pikirannya.

Sambil menahan rasa sakit pada kepalanya Andy melanjutkan perjalanannya dan tiba di jalan besar. Semua orang memandangnya dengan ekspresi yang aneh. Apakah ia terlihat begitu anehnya? Itulah yang ada dipikiran Andy saat ini. Tapi kini ia tak peduli, rasa sakitnya kini membuat semua perasaan atau pikiran lainnya tak ia pikirkan.

Di kejauhan terlihat orang-orang sedang meributkan sesuatu, ia tak bisa mendengarkan secara jelas hanya saja ia dapat membaca situasinya dari nada-nada suara yang terdengar. Sepertinya ada orang yang sedang dikejar-kejar oleh segerombolan orang. Tepat seperti perkiraan Andy, tak lama kemudian seorang pria berlari menabraknya hingga membuatnya terjatuh. Pria itu memandang sosok Andy sekilas lalu ia langsung berlari kembali.

Dengan pandangan samar-samar Andy memandang ke arah pria yang menabraknya, dalam penglihatannya ia melihat pria itu berubah menjadi sosok monster menyerupai robot meskipun hanya sekilas. Sosok pria yang dilihat oleh Andy sangat mirip sekali dengan monster yang pernah ia lawan sebulan yang lalu.

Tak beberapa lama kemudian segerombolan orang memakai pakaian tempur khusus berlari mengejar pria tadi, beberapa diantaranya mengendarai mobil minibus berwarna hitam. Andy berusaha bangkit dan berlari ke arah pria dan gerombolan tadi pergi. Ia merasa akan mendekati kenyataan jika ia berhasil mengejar mereka.

Meskipun kondisi tubuhnya jauh dari keadaan normal, ia berhasil membuntuti orang-orang itu dan tiba di sebuah monumen kota. Orang-orang berpakaian khusus itu mengepung pria yang tadi terlihat terburu-buru. Semua orang berpakaian khusus itu langsung mengarahkan senjata api mereka ke arah pria yang sedang terkepung.

Tiba-tiba ada tangan yang menyentuh pundak Andy, kontan saja ia langsung menoleh ke orang yang menepuknya. Terlihat seorang pria muda dengan mengenakan pakaian khusus yang sama dengan yang lainnya, di bagian kanan pelindung dadanya terlihat lambang organisasi JIS.

“ Warga sipil sebaiknya tak mendekati area ini!” ucapnya dengan nada perintah. Setelah itu ia berjalan mendekati squad JIS lainnya.

Seorang squad JIS mendekati pria tersebut dan memberi hormat padanya. “ Kapten Tanaka, target telah terkepung dan siap dilakukan eksekusi!”

Orang yang bernama Tanaka itu langsung memberikan gerakan tangan yang menandakan dimulainya rencana penangkapan. Kini semua squad JIS langsung bersiap-siap menyerang kapan saja. Pria yang dikepung itu langsung terlihat tegang dan berkeringat.

Tanaka mengambil pengeras suara dan menempelkannya pada mulutnya. “ Kohei Ichimonji, kau telah terkepung segeralah menyerah dan bekerja sama dengan kami!” ucapnya dengan nada gertakan.

Ichimonji langsung semakin terlihat kebingungan dan gelisah. “ Aku tak akan menyerah pada kalian! Aku tahu kalian semua akan mengeksekusiku!”

“ Benar, kami semua akan mengeksekusimu!” ucap Tanaka langsung membenarkan ucapan Ichimonji. “ Karena itu percuma saja kau melawan!”

Pria yang bernama Ichimonji itu semakin terlihat gelisah. “ Apa salahku hingga membuat kalian harus mengeksekusiku? Apakah aku tak bisa hidup seperti manusia normal?”

“ Hidup seperti manusia normal?” Tanaka langsung tertawa terbahak-bahak. “ Jangan melucu!” Tanaka langsung memberikan aba-aba untuk menyerang.

Tanpa ragu-ragu lagi para squad JIS langsung menembaki tubuh Ichimonji bertubi-tubi. Tak terlihat sedikit rasa kasihan pada pria tersebut. Setelah tembakan dihentikan, terlihat sosok Ichimonji sedang terbaring di permukaan tanah. Melihat itu Tanaka langsung menyuruh seorang squad JIS untuk mengecek kondisi Ichimonji.

Seorang pria squad JIS yang terlihat sedikit ketakutan berjalan mendekati tubuh Ichimonji, dengan menggunakan kaki kanannya yang bergetar ia menyentuh tubuh Ichimonji yang sudah tak bergerak. Begitu mengetahui targetnya telah tak bernyawa, Tanaka langsung memberikan perintah untuk mensterilkan area tersebut.

Tanaka langsung berjalan menghampiri Andy yangterdiam setelah menyaksikan kejadian brutal tadi. “ Sudah kubilang kau untuk tidak mendekati area ini.” Ucapnya memberitahu.

“ Apa salah pria tersebut sehingga kau membunuhnya?” tanya Andy dengan nada serius.

Tanaka mengambil sebuah kotak dengan lensa di bagian depannya. “ Bukan urusan warga sipil sepertimu, lagipula kau tak akan mengingatnya lagi.” Tanaka mendekatkan kotak itu ke wajah Andy dengan lensa yang berhadapan tepat dengan mata Andy.

Belum sempat Tanaka menekan tombol pada kotak tersebut, tiba-tiba terdengar keributan di belakang sana. Ia langsung menoleh ke arah keributan dan melihat sosok Ichimonji bangkit kembali sambil mencekik pria yang tadi menendangnya. Sosok Ichimonji langsung berubah menjadi sesosok monster android berbentuk kelinci dengan urutan nomer enam puluh tertera di bagian sabuknya.

“ Sepertinya aku akan mengurusmu nanti.” Ucap Tanaka pada Andy , lalu ia memasukan alat tadi dan berjalan ke arah monster itu.
“ Code Monster?” ucap Andy spontan saat memandang sosok monster itu.

“ No.60 ya? Cih, merepotkan.” Ucap Tanaka saat berjalan mendekati monster tersebut. Tangan kanannya mengambil sebuah kotak yang sangat dikenal oleh Andy, yaitu Guardiandrive. Ia menempelkan benda tersebut pada bagian depan pinggangnya, dalam sekejap saja muncul tali yang membelit pinggang Tanaka. “ Henshin!” Ucap Tanaka sambil menekan tuas pada Guardiandrive. Tubuhnya langsung dilapisi baju pelindung berwarna jingga metalik dan mata berwarna merah. Syal yang membelit leher rider itu melambai-lambai tertiup angin.

Rider itu langsung menghadang tubuh monster tersebut dan memukulinya berkali-kali. Monster itu tentu tak diam saja, ia membuka mulutnya dan mengeluarkan gelombang suara yang membuat semua orang yang ada di sana merasakan kesakitan pada gendang telinga mereka.

Guardian mengambil pistol di pinggangnya dan menembakannya ke tubuh No.60 berkali-kali hingga membuat monster itu terdiam tak menimbulkan suara lagi. No.60 yang melihat senjata Guardian langsung gemetaran, ia terlihat sangat ketakutan.

Andy yang mengerti yang dirasakan oleh No.60 langsung berlari menjauh ke tempat yang kosong. Ialu setelah mengecek tak ada yang melihatnya, ia langsung mengambil sebuah kartu dan memasukannya pada jam tangannya. Ndywdrive langsung muncul di pinggannya dan membelit tubuh Andy seperti ikat pinggang. “ Henshin.” Ribuan angka nol dan satu muncul dari langit dan menyelimuti tubuh Andy dan merubahnya menjadi Ndyw.

Ndyw berjalan diantara No.60 dan Guardian, kontan saja kehadirannya yang muncul secara tiba-tiba membuat semua yang ada di sana terkejut. Ia berhenti tepat diantara keduanya dan menghalangi Guardian.

Ndyw menoleh ke belakang dan menatap No.60 yang terlihat ketakutan. “ Pergilah, jangan sampai tertangkap!” Ndyw sengaja menolong No.60 karena ada yang ingin dia tanyakan padanya. Selain itu ia merasa No.60 tak jahat dan ingin menjalani hidup normal layaknya seorang manusia.

No.60 memandang Ndyw dengan wajah ketakutan, namun dalam hatinya ia merasa harus percaya pada rider itu. Ia langsung mengangguk dan berlari menghindari para squad JIS dan pergi menjauh.

Guardian yang melihat targetnya hendak melarikan diri, langsung mengambil sebuah kotak dan menancapkannya pada pistolnya. “ Charge!” terdengar gema berasal dari sabuk Guardian.

Ndyw yang mengetahui apa yang akan dilakukan oleh Guardian, langsung berusaha menghalanginya. Namun sayang, Guardian bertindak lebih cepat dan menembak sosok No.60 dengan tepat. Monster itu langsung rubuh dan akhirnya meledak hancur. Dari ledakan tersebut munul ribuan angka nol dan satu yang langsung memasuki sabuk Guardian.

“ Kenapa kau lakukan itu!” Teriak Ndyw berang. “ Bukankah dia bukan monster yang jahat?”

“ Semua Code Monster adalah musuh manusia, tak ada pengecualian.” Ucap Guardian dengan nada tenang. Lalu ia mengarahkan moncong pistolnya pada Ndyw. “ Begitu juga dengan siapapun yang hendak melawan ketetapan kami.”

“ Baguslah kalau begitu, lagi pula aku tak mau berteman dengan orang sepertimu.” Ndyw berlari ke arah Guardian sambil menghindari tembakan rider itu. Begitu mencapai area yang dapat dijangkaunya, Ndyw langsung memukul perut Guardian dan menendang tubuhnya. Kini ia merasa jauh lebih ringan saat dalam bentuk Ndyw. Sepertinya latihan yang rutin ia lakukan selama sebulan ini memberikan hasil yang diharapkannya.

Begitu Ndyw melihat kesempatan, ia mengambil kartu dan memasukannya ke dalam slot di lengannya. Sebuah pistol muncul dari langit dan langsung diterima olehnya. Ia menekan tombol di permukaan pistol dan menekan pelatuk pistolnya. Gelombang udara langsung terhempas keluar dari moncong pistolnya dan mengenai langsung tubuh Guardian, kaki Ndyw terseret mundur akibat tekanan dari gelombang pistolnya dan akhirnya terpental kebelakang. Sepertinya ia masih belum mampu mengendalikan serangannya ini.

Guardian berdiri kembali dengan tubuh bergetar, terlihat percikan konleting listrik pada tubuhnya. Sepertinya kordinasi dan sinkronisasi tubuh Tanaka dengan rider systemnya menurun drastis, terlihat dari gerakannya yang seperti sangat berat.

“ Siapa kau sebenarnya?” tanya Guardian.

Ndyw yang tubuhnya terasa keram akibat timbal balik dari serangannya sendiri berusaha bangkit dan berdiri tegak. “ Orang yang akan menuju jalan surga, kamen rider Ndyw. Ingat baik-baik dalam ingatanmu!” ucapnya sambil menunjuk sosok Guardian.

Tiba-tiba sakit kepalanya kambuh kembali, bayang-bayang kematian ibunya bangkit seperti ratusan foto yang membanjiri ingatannya. Keadaan Ndyw saat ini penuh dengan kelengahan. Guardian yang dapat membaca situasi saat itu langsung mengeluarkan kotak kecil dan menancapkannya ke pistol miliknya.

“ Charge!” Dengan menggunakan kekuatan penuh Guardian menembak tubuh Ndyw telak pada bagian dadanya hingga membuatnya terjatuh dan tak bisa bergerak. Setelah itu pistol yang digunakan oleh Guardian langsung meledak dan hancur berkeping-keping. Terlihat tangannya yang terluka tanpa lapisan pelindung rider system, ternyata ledakan tadi menyebabkan lapisan pelindung pada lengannya hancur.

“ Atas nama Japan Intelligence of Survival, kau akan kami tangkap!” ucap Guardian dengan nafas terengah-engah.

Tangan Ndyw yang bergetar menekan tombol permukaan Ndywdrive, tiba-tiba benda itu langsung berbunyi kencang. Dengan menggunakan tenaga yang tersisa Ndyw mengarahkan pistolnya ke arah Guardian dan menembakannya tepat di bagian Guardiandrive-nya. Dalam sekejap sosok Guardian kembali ke wujud manusia, setelah itu muncul ribuan angka nol dan satu yang muncul dari Guardiandrive yang langsung masuk ke dalam Ndywdrive. Begitu semuanya telah masuk, Ndyw langsung menekan tombolnya kembali dan munculah sebuah kartu dari dalamnya.

“ Kartu kedua, ya. Form Type.” Tanpa ragu-ragu lagi Ndyw memasukannya ke dalam slot Ndywdrive.

“ Form Change – Esper Ndyw!” gema suara yang berasal dari sabuk. Tubuh Ndyw langsung berubah menjadi biru, lalu sekejap kemudian tubuhnya menghilang entah kemana.

Tanaka yang melihat itu langsung memerintahkan para squad JIS untuk mencari ke pelosok wilayah tersebut, tetapi hasilnya nihil. Sosok Ndyw sama sekali tak ditemukan di berbagai pelosok monumen, ia seperti lenyap ditelan angin. Dengan lengannya yang terluka, Tanaka memukul keras salah satu pintu mobil hingga penyok dan berteriak kesal.

Andy yang sedang dalam kondisi terluka berjalan sempoyongan di jalan. Pandangan matanya mulai tak jelas dan sakit kepalanya mulai kambuh kembali. Kini ia kembali melihat bayangan saat-saat menjelang kematian kakaknya, ingatan yang paling ia benci. Akhirnya Andy menyerah pada keadaannya dan jatuh tak sadarkan diri.

Read previous post:  
38
points
(3353 words) posted by ndyw 12 years 35 weeks ago
63.3333
Tags: Cerita | fanfic | FANFIC | kamen rider
Read next post:  
Be the first person to continue this post
70

nice

Andy, sesuai janji gw beberapa yg lalu gw pengen mampir kesini, okhe gw mampir.. Sorry ya kalo kelamaan.. :P
Lanjutin donk Post KRnya disini ampe Tamat. :D

Writer kajitow
kajitow at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 2 days ago)
100

lamo tak jumpo ndyw :X apra kabra :x

Writer hendera
hendera at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)
100

beeegoooo

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

maksud?

Writer Chie_chan
Chie_chan at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)
90

Iyee.. Kayak gitu non. :p

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

hehehe

Writer Chie_chan
Chie_chan at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

huloooo ndyw-san~ long time no see. gyahaha. udah lama nggak baca kamenmu, rada-rada lupa ceritanya. uwooohhh... *replay... replay...*
.
diriku ga bisa komen apa-apa soal ceritanya sih. cuma mau nanya... kenapa ya, dirimu nulis kalimat langsung dengan menggunakan spasi di awal kalimatnya?
.
chayo!

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

maksudnya kaya gini ya?
" hahahahha gini bukan?"
seperti itu???
---
mungkin karena kebiasaan,,,
ga tau salah atau engga itu juga
tp slama ini lum pernah ada yg komen tentang itu sih
(sebelum km tentunya hehehehe)
---
mksh dah mampir

Writer alcyon
alcyon at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)
80

Kemana aja kak setelah sekian lama...?
btw,
Dengan perasaan dongkol ia membanting Guardiandrive ke matras dan ia merebahkan dirinya sendiri sambil menatap langit-langit dojo
Mungkin matras lebih cocok diganti tatami kali ya?
dan lagi...
Jadi, tak ada kata bolos ya tuan.” Paman Sou tersenyum pada Andy sambil menundukan.
Menundukan apa kak? apa bukan lebih tepat menundukkan?

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

hehehe
iya nih
bis sibuk ma kuliah,,,
jadi susah bagi waktu nulis dan kegiatan lainnya
:(
---
tetep matras koq hehehehe,,,
soalnya waktu aq ikut aikido, dojonya pake matras koq hehehe
---
klo yang itu emang saltik hehehe
maklum penyakit lama heheheh
maafkan
:malu:
---
makasih ya dah baca

90

Wah, mbak ndyw sudah kembali. Salam kenal, master. Aku dulu sering baca Heartcruzz-mu, dan menginspirasiku membuat cerita. Tapi saat aku gabung master sudah tdk eksis. Apakah heartCruzz akan dilanjutkan juga?

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

hah???
emg ni sapa???(seriusan)
jadi ge er nih
hehehehehehe
---
Heartcruzz kayaknya kemungkinan ga bs dilanjutkan
karena HD nya rusak
:(
tp sekarang lg dibenerin
mudah-mudahan bisa diselamatkan datanya,,,
tp ada rencana tuk d remake sih,,,,

Writer neko-man
neko-man at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

sudah kembali nich

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

begitulah hehehehehe

80

Wahaha ndyw kembali ke k.com. Cerita ini msh panjang bgt nih. Kapan tamat?

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

ini kan satu eps ga di part,,,
hehehe
untuk sampe ke cerita yg sama kayak yg d situ,,, mungkin 5-6 postingan lagi

Komen jg donk di lapak sy. Hehe. ;))

Writer smith61
smith61 at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

Komen jg dong dilapak sy. Hehe. ;))

mas vai

Writer smith61
smith61 at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)
80

PERTAMAX

Whoa kamen rider dalam cerpen?!

By the way, salam kenal! Saya smith.

Dulu saya pernah baca ceritamu yang judulnya digital master dari blognya villam yg bahas fantasy fiesta..karena itu saya gabung k.com deh!

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

hehe
sebenarnya km kan dah baca chapter sebelumnya
jadi ini bukan yg pertama kali ya
:p
---
salam kenal juga heheheh
jadi pengen malu hehehehe
---
makasih dah baca ya,,,
:D

Writer smith61
smith61 at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

Oh iya, dulu pernah baca! Lupa! Hehehe

Writer smith61
smith61 at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

Wah pake kartu

Writer ndyw
ndyw at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

yups
pake kartu hehehe
bukan ide baru di KR sih,,,
tapi di sini di tambah dengan berbagai gadget lainnya hehehe

Writer smith61
smith61 at Kamen Rider Ndyw - Road to Heaven (12 years 16 weeks ago)

yg penting oke dah, hehehe mampir dong kk ke cerita saya...